Hidup Itu Untuk Apa?

Hidup Itu Untuk Apa?

By: agussyafii

Didalam keseharian saya suka mendapatkan pertanyaan yang sederhana tapi cukup mendalam untuk direnungkan. Seperti kemaren sore, sepulang kerja Icha bertanya pada saya, "Kak agus, hidup itu untuk apa?"

Hidup itu untuk apa? pertanyaan itu cukup lama buat saya untuk mencari jawabannya. Saya katakan padanya bahwa hidup kita adalah mengabdi pada Alloh dengan berbuat baik untuk alam & sesama.

manusia memiliki dua predikat, yaitu sebagai hamba Alloh (`abdullah) dan sebagai wakil Alloh (khalifatullah) di muka bumi. Sebagai hamba Alloh, manusia adalah kecil dan tak memiliki kekuasaan, oleh karena itu tugasnya hanya menyembah kepada Nya dan berpasrah diri kepada Nya. Tetapi sebagai khalifatullah, manusia diberi fungsi sangat besar, karena Alloh Maha besar maka manusia sebagai wakil Nya di muka bumi memiliki tanggungjawab dan otoritas yang sangat besar .

Sebagai khalifah, manusia diberi tangungjawab pengelolaan alam semesta untuk kesejahteraan ummat manusia, karena alam semesta memang diciptakan Alloh untuk manusia. Sebagai wakil Alloh, manusia juga diberi otoritas ketuhanan; menyebarkan rahmat Alloh, menegakkan kebenaran, membasmi kebatilan, menegakkan keadilan, dan bahkan diberi otoritas untuk menghukum mati manusia.

Sebagai hamba manusia adalah kecil, tetapi sebagai khalifah Alloh, manusia memiliki fungsi yang sangat besar dalam menegakkan sendi-sendi kehidupan di muka bumi. Oleh karena itu manusia dilengkapi Alloh dengan kelengkapan psikologis yang sangat sempurna, akal, hati, hati nurani, syahwat dan hawa nafsu, yang kesemuanya sangat memadai bagi manusia untuk menjadi makhluk yang sangat terhormat dan mulia, disamping juga sangat potensial untuk terjerumus hingga pada posisi lebih rendah dibanding binatang.

Pemalsuan Heboh Bukti Evolusi Jepang

Pemalsuan Heboh Bukti Evolusi Jepang
[Bagian 1]

Written by usamah

Hidayatullah. com--Detik- detik menjelang peringatan hari lahir Charles
Darwin
yang ke-200 membuat berbagai media massa sibuk memperbincangkan
hal-hal seputar Darwin dan teorinya, Darwinisme. Tak terkecuali koran
Inggris, The Sunday Times (11/1/2009), yang meliput sikap ilmuwan
Inggris yang mendukung maupun menolak Darwinisme dalam tulisan berjudul;
"For God's sake, have Charles Darwin's theories made any
difference to our lives?" (Demi Tuhan, sudahkah teori-teori Charles
Darwin membuat hidup kita berbeda?).

Darwin dan ateisme

Bagi pendukung Darwinisme, terutama dari kalangan ilmuwan, Darwinisme
dianggap sebagai visi emas ilmu pengetahuan masa kini, kerangka berpijak
biologi dan lambang kedigdayaan ilmu pengetahuan dalam mengungkap cara
kerja alam materi.

Lain halnya dengan kalangan ilmuwan yang tidak `menuhankan'
Charles Darwin dan tidak mengabsolutkan teori yang dianggap ilmiah
seperti Darwinisme. Bagi mereka, Darwinisme adalah teori yang
dimunculkan di masa ketika sarana penelitian ilmiah masih sangat
terbelakang, dan kini sudah ambruk di hadapan temuan ilmiah modern.

Salah satunya adalah dokter medis sekaligus penulis, James Le Fanu.
Dalam karya teranyarnya, "Why Us? How Science Rediscovered the
Mystery of Ourselves" (Mengapa Kita? Bagaimana Ilmu Pengetahuan
Menemukan Kembali Misteri Diri Kita Sendiri) ia menegaskan bahwa
temuan-temuan baru di bidang biologi telah merobohkan Darwinisme alias
teori evolusinya Darwin mengenai kehidupan.

Darwinisme bukanlah sekedar teori di bidang biologi atau ilmu tentang
makhluk hidup. Tapi Darwinisme adalah cara pandang terhadap makhluk
hidup, hidup dan kehidupan itu sendiri. Menurut Le Fanu, Darwin telah
mengubah dunia secara mendasar. Le Fanu melanjutkan:

"Along with those now fallen idols Marx and Freud, he accounts for
the secularisation of western society. Darwinism is the foundational
theory of all atheistic, scientific and materialist doctrines and of the
notion that everything is ultimately explicable and that there is
nothing special about ..."

"Bersama dengan berhala-berhala yang kini telah ambruk itu, yakni
[Karl] Marx dan [Sigmund] Freud, [Darwin] menyebabkan sekulerisasi
masyarakat barat. Darwinisme adalah teori yang melandasi seluruh
doktrin-doktrin ateis, ilmiah dan materialis serta gagasan bahwa setiap
sesuatu pada akhirnya dapat diterangkan dan bahwa tidak ada yang
istimewa mengenai hal itu..."

Sebagaimana ditulis Bryan Appleyard dalam koran The Sunday Times
tersebut Charles Darwin sendiri bahkan menyadari bahwa teorinya memiliki
dampak besar. Dari karyanya sendiri, Darwin lalu mulai menarik
kesimpulan-kesimpul an yang semakin meragukan keberadaan Pencipta,
kalaulah bukan dianggap ateis sama sekali. Inilah yang menjadi jurang
pemisah antara Charles Darwin dan istri tercintanya yang taat beragama,
Emma.

Pemalsuan Demi 'tuhan' Darwin

[Palsu] Darwinisme bukanlah sekedar teori di bidang biologi, tapi lebih
dari itu, landasan ideologi ateisme dan materialisme. Ini adalah fakta
nyata yang tidak dipungkiri lagi. Tidaklah mengherankan jika para
penganutnya di seluruh dunia berjuang mati-matian mempertahankannya.
Sebab jika tidak, maka hal yang sangat mereka takutkan bakal terjadi:
ambruknya seluruh tatanan kehidupan materialis-ateis global yang telah
mereka bangun dengan susah payah selama ratusan tahun.

Sebagian dari pendukungnya bahkan tidak ragu-ragu membuat penipuan dan
kebohongan demi mempertahankan apa yang mereka anggap sebagai landasan
ilmu pengetahuan yang menurut mereka harus absolut benar ini. Pemalsuan
ini ternyata bukan saja dilakukan di Eropa, benua tempat kelahiran
Darwinisme, namun juga di Asia. Sebut saja di Jepang. Pemalsuan
memalukan ini mengulang sejarah kebohongan evolusionis akbar tanpa jera
di Inggris dan di Jerman yang terkenal di dunia itu: Manusia Piltdown
dan Manusia Hahnhöfersand.

Penipuan bukti evolusi manusia di Jepang ini sangatlah menghebohkan
dunia ilmu pengetahuan, terutama masyarakat arkeologi Jepang di awal
tahun 2000-an. Berita itu sedemikian memalukannya sampai-sampai jurnal
ilmiah
Harvard Asia Quarterly (Vol. VI, No. 3., 2002) menjulukinya
sebagai "Japan's Worst Archaeology Scandal" (Perbuatan
Memalukan Arkeologi Terburuk Jepang).

Dalam skandal ini, pakar arkeologi terkemuka Jepang, Fujimura Shinichi,
tertangkap basah oleh bidikan kamera video ketika sedang memalsukan
temuan-temuan bukti evolusi nenek moyang orang Jepang. Ia kepergok
sedang mengubur benda-benda palsu itu di lubang-lubang yang ia gali
sendiri. Rekannya, Kagawa Mitsuo, dituduh memalsukan pula, tapi bukan
hal yang terkait dengan pemalsuan Fujimura Shinichi. Tuduhan ini membuat
Kagawa Mitsuo, profesor emeritus di Beppu University Jepang, melakukan
bunuh diri sebagai protes bahwa ia tidak bersalah. (bersambung) .

Jangan ''Menuhankan Rokok"

Jangan Menuhankan Rokok

SEMARANG- KH Abdullah Gymnastiar yang akrab disapa Aa Gym menyatakan
menghargai dan menghormati fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang
mengharamkan rokok.

Sebab, baik kajian ilmiah maupun dalam bungkus rokok tertulis bahwa
merokok itu dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi,
gangguan kehamilan dan bayi.

''Sebagai umat saya sangat menghargai dan menghormati fatwa ulama.
Saya yakin tidak ada kepentingan apapun kecuali ingin umatnya menjadi
lebih baik,'' kata KH Abdullah Gymnastiar usai pengajian akbar
Perayaan Muharram 1430 H di Universitas Sultan Agung (Unissula)
Semarang di masjid kampus itu, Selasa (27/1) siang.

Pendiri Pondok Pesantren Darut Tauhid di Jalan Gegerkalong Girang,
Bandung itu juga menjadi pembicara di dua tempat. Sekitar pukul 17:00
ia menjadi pembicara pada pengajian yang digelar DPU-Darrut Tauhid
bersama BNI Syariah, BNI Life Syariah, dan Asuransi Takaful di Hotel
Grasia.

Aa Gym usai shalat isya, mengisi pengajian yang diselenggarakan
Majelis Qolbun Salim di Masjid Raya Baiturrahman Simpanglima. Kegiatan
itu diikuti ribuan umat Islam dari berbagi daerah di Semarang dan
sekitarnya.
Meracuni Tubuh
''Saya tidak mau merokok karena tidak ingin merusak diri sendiri.
Tubuh ini adalah amanat Allah. Bagaimana mungkin saya meracuni tubuh
ini. Selain itu, dengan merokok juga bisa merusak orang lain. Kan,
merusak orang lain merupakan kezaliman,'' katanya.

Dia mengatakan orang yang mementingkan rokok atau mengabdi pada rokok,
seperti dengan merokok seolah-olah menjadi tenang, bisa berpikir itu
berarti telah ''menuhankan' ' rokok. Orang yang membelanjakan uangnya
sebagian besar untuk membeli rokok dari pada kebutuhan anak dan
bersedekah itu berarti mengabdi pada rokok.

''Kalau 'menuhankan' rokok kan tidak bagus. Berdasarkan hasil
penelitian, ada masyarakat yang lebih banyak membelanjakan uangnya
untuk membeli rokok dari pada untuk menyekolahkan anak dan kesehatan
putranya,'' ungkapnya.

Disinggung tentang dampak ekonomi akibat fatwa haram merokok, ia
mengatakan tidak perlu khawatir. Sebab, Allah Maha Kaya. Masih banyak
jalan lain dengan tidak menggantungkan hidup dari rokok.

Di Masjid Raya Baiturrahman, Simpanglima, Abdullah Gymnastiar mengajak
jamaah Majelis Qolbun Salim untuk meluruskan kembali niatnya,
meneguhkan keimanannya kepada Allah.

Dia mencontohkan ada seorang ayah yang menasehati anaknya, apa artinya
menjadi pandai dan kaya raya jika jauh dari Allah. Oleh karena itu,
kalau memiliki cita-cita cukup satu, yakni dekat pada Allah. ''Buat
apa harta melimpah kalau hati gelisah,'' katanya.(H3- 77)

http://suaramerdeka .com/smcetak/ index.php? fuseaction= beritacetak. detailberitaceta k&id_beritacetak =49220

Kemuliaan Yang Tersimpan Dalam Adzan dan Shalat

Contributor: Habib Munzir bin Fuad Al musawa
Kemuliaan Yang Tersimpan Dalam Adzan dan Shalat

Sabda Rasulullah saw :
“Jika manusia itu tahu kemuliaan kemuliaan yang tersimpan pada Adzan &
Iqamah dan shaf pertama (dlm shalat), dan mereka tak bisa mendapatkannya
kecuali dengan harus diundi (bukan judi tentunya), maka mereka akan
melakukan perundian untuk mendapatkannya, dan apabila mereka mengetahui apa
yang tersimpan pada Tahjir (mendatangi shalat dhuhur saat panas terik), maka
mereka akan berlomba2 melakukannya, dan jika mereka mengetahui apa yang
tersimpan pada shalat isya dan shalat subuh (berjamaah), maka mereka akan
mendatanginya walau dengan merangkak” (Shahih Bukhari)

ImageAssalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Limpahan Puji Kehadirat Allah Swt Yang Maha Menerbitkan matahari di
permukaan bumi dan selalu dalam keadaan terbit berpindah dari tempat ke
tempat lain. Terbit di wilayah ini dan terus terbit ke wilayah yang lebih
Barat dan matahari terus terbit sepanjang waktu dan zaman. Akan tetapi di
satu tempat matahari akan terbit dan akan terbenam menunjukkan kehidupan
manusia yang akan hidup dan pasti akan wafat. Tiadalah matahari itu terbit
dari kegelapan terkecuali sudah muncul kepastian ia akan terbenam. Berbeda
dengan Sang Yang Maha Memiliki matahari, Yang Maha Menerbitkan matahari
selalu terbit dan berputar di permukaan bumi dan bumi berputar yang
menyebabkan matahari itu sebenarnya terus dalam keadaan terbit, berpindah
dari tempat ke tempat. Menunjukkan dan melambangkan Raja Alam Semesta yang
selalu terbit tiada pernah terbenam sepanjang waktu dan zaman.

Berbeda dengan manusia yang terikat dengan tempatnya. Maka ia tidak akan
pernah menemukan matahari selalu terbit karena berada di tempatnya. Demikian
juga kehidupan kita yang tidak bisa mengikuti satu generasi pada generasi
lainnya.

Maha Suci Allah Swt Yang Maha Menerbitkan Cahaya Tauhid di dalam jiwa, Kasih
Sayang dan Pengampunan dan Keridhoan Allah yang terbit dengan kalimat tauhid
“Laailahailallah Muhammad Rasulullah Saw” yang kalimat itu membawa terbitnya
berjuta matahari keridhoan Illahi. Matahari kemuliaan shalat, cahaya
kemuliaan puasa, cahaya kemuliaan zakat, cahaya kemuliaan shadaqah,
kemuliaan birrul walidain dan kemuliaan – kemuliaan lainnya. Yang kesemuanya
itu merupakan matahari yang abadi, yang akan menerangimu ketika kau
menghadap Rabbul Alamin. Sebagaimana di firmankan oleh Allah “yauma laa
yukhzillaahunnabiy walladziina amanuu ma’ahuu nuuruhum yas’a baina aidiihim
wa bi aimaanihim” (hari dimana Allah tidak akan mengecewakan Sang Nabi saw
dan orang – orang yang bersama Sang Nabi saw dan cahaya mereka berada
mengitari mereka di kanan kiri dan seluruh mereka, terang – benderang dengan
cahaya yang bukan matahari karena matahari akan menemui terbenam di yaumal
qiyamah).

Dan matahari ibadah, matahari ketaatan kepada Rabb tidak akan pernah padam
karena itu adalah cahaya keridhoan Allah. Hadirin, dan cahaya itu akan
menerangi mereka bersama sirajan muniira Sayyidina Muhammad Saw. Rabbiy
pastikan kami selalu mendapatkan matahari hidayah. Ya Rahman Ya Rahim Ya
Dzaljalali wal ikram, jika ada diantara hadirin yang masih belum bakti pada
ibunya pastikan mulai malam ini ia tidak akan lagi menyakiti ibu dan
ayahnya. Ya Rabb cabut seluruh perbuatan buruk kami terhadap ibunda kami
jika ada diantara kami ada yang memperbuatnya, cabut perbuatan tidak sopan
kami terhadap ayah kami jika ada diantara kami yang masih memperbuatnya.
Jadikan malam ini malam terbitnya cahaya birrul walidain kepada semua kami
yang hadir Ya Rabb..

Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah,
Selanjutnya hadits minggu lalu yang belum kita lanjutkan adalah 3 hal yang
tersisa dari 7 orang yang dinaungi oleh Allah Swt di hari tiada naungan
kecuali naungan Allah. 7 hal, pertama imam yang adil, kedua pemuda yang
tumbuh dengan ketaatan pada Allah, ketiga orang yang hatinya terikat selalu
dengan masjid, keempat orang yang saling menyayangi karena Allah dan itu
sudah kita bahas.

Yang kelima adalah pria yang diajak berzina oleh seorang wanita yang indah
wajahnya dan mempunyai harta dan jabatan, ia menjawab “inniy akhafullah”
(sesungguhnya aku takut pada Allah). Hadits ini Al Imam Ibn Hajar Al
Asqalani didalam Fathul Bari bisyarah Shahih Bukhari menjelaskan ini bukan
khusus untuk pria tapi juga untuk wanita yang diajak berzina oleh pria yang
memiliki jabatan dan harta. Orang yang diajak berzina lalu ia menolaknya
dengan ucapan “inniy akhafullah” atau dengan bahasanya masing – masing
“sungguh aku takut dan risau kepada Allah”. Orang yang menjawab ini kepada
orang yang mengajak berzina, tidak dilupakan kalimat yang terucap dari bibir
dan hatinya, Allah naungi ia di yaumal qiyamah di hari tiada naungan selain
naungan Allah.

Hadirin – hadirat diriwayatkan didalam Mukasyafah Al Qulub yang juga
riwayatnya teriwayatkan didalam Shahih Bukhari secara ringkas. Ketika
seorang wanita tidak mempunyai kemampuan untuk menafkahi anak – anaknya
sehingga ia terjebak kepada kebutuhan dan ia mengetuk pintu seorang
penguasa. Seorang kaya – raya dan seorang kaya – raya membuka pintu “apa
niatmu wahai wanita?” wanita itu berkata “aku butuh uang untuk anak -
anakku” maka orang kaya itu berkata “kalau kau butuh uang padaku maka boleh
saja tapi aku mau berzina denganmu dan berkumpul denganmu. Kuberikan apa
yang kau mau”. Wanita itu menolak dan pulang, sampai dirumah melihat anaknya
yang lapar. Minta kesana – kemari tidak ada yang memberi dan akhirnya ia
putus asa dan kembali. Kembali kepada pria itu dan berkata “ya sudah kalau
begitu, aku pasrah saja”. Pria itu berkata “aku akan bantu kau dengan lebih
yang kau minta”. Tapi ketika ia sudah didekati oleh pria itu, bergetarlah
wanita ini dengan gemetar yang dahsyat. “Kenapa kau ini”, kata pria itu.
Wanita itu berkata “aku takut pada Allah”. Ucapan itu menggetarkan jiwa sang
pria yang kaya – raya ini karena keluar dari hati yang penuh iman. Kalau
hati yang penuh iman kau berucap menggetarkan orang lain. Maka wanita yang
tidak berdaya dan miskin berkata “aku takut pada Allah”. Pria kaya
ituberkata “kau ini sudah miskin, cobaanmu berat, sudah sulit hari – harimu,
mau menjual dirimu tidak mau karena takut pada Allah. Sedangkan aku diberi
kenikmatan yang banyak oleh Allah, aku mestinya lebih takut dan risau
daripada engkau. Sudah ini uang aku berikan kau pulang dan aku taubat pada
Allah”. Ini riwayat Shahih Bukhari.

Dalam riwayat lainnya Kitab Mukasyafah Al Qulub oleh Imam Al Ghazali, ketika
seorang pria senang dengan seorang wanita. Ingin dekat dengannya dan ingin
lebih dari itu. Diikutilah kemana wanita ini pergi. Sewaktu – waktu wanita
ini ingin pergi ke tempat yang jauh (kalau zaman dahulu namanya kafilah)
kalau sekarang pakai bus atau kereta api atau pesawat atau kapal laut. Ini
dengan kafilah (rombongan), wanita ini ikut ia juga ikut. Satu malam sepi,
banyak orang sudah tidur. Perempuan ini belum tidur, didekati olehnya.
Kenalan, mulai hal yang lebih wanita itu berkata “sebentar – sebentar
saudaraku sebelum kita teruskan kemauan kita”, kata sang wanita “lihat dulu
apa semua orang sudah tidur”. Pria dengan senangnya kesana – kemari “semua
sudah tidur”. Wanita berkata “apa ada yang melihat kita?”, “tidak ada yang
melihat, semuanya sudah tidur”. Wanita itu berkata “apakah Allah tidur?”,
pria itu kaget dan ia berkata “Allah tidak tidur”. Lalu wanita itu berkata
“apakah Allah tidak melihat?”, pria semakin terdesak dan ia menjawab “Allah
melihat”, “lalu kau mau terus berbuat dan Allah melihatmu?”. Pria itu
menangis dan berkata “aku bertaubat pada Allah Swt”. Berapa minggu kemudian
terdengar kabar oleh sang wanita bahwa pria itu wafat. Iamimpi didalam
tidurnya jumpa dengan pria itu didalam kenikmatan. “Engkaukah pria yang
jumpa di malam itu? hampir saja kita berbuat dosa dan tidak jadi”, “iya
betul”. “Koq sekarang kau begitu mulanya setelah kau wafat?”, ia berkata
“terima kasih wahai wanita yang sejak kau menegurku itu, aku bertaubat pada
Allah dan Allah membimbingku pada kemuliaan”. Hadirin – hadirat, demikian
indahnya taubat dan demikian Allah menaungi mereka.

Yang keenam adalah orang yang bershadaqah dengan sembunyi – sembunyi, kata
Rasul saw sampai tangan kanannya memberi dan tangan kirinya tidak tahu.
Maksudnya adalah ketika ia memberi itu sangat tersembunyi. Bagaimana
contohnya? Contohnya ada orang fuqara berdagang (orang miskin / orang susah
yang berdagang). Ini berapa harganya? misalnya Rp. 10.000,-. Tahu kita ini
harganya Rp. 8.000,- bayarkan Rp. 10.000,-, kalau saya tawar harganya Rp.
8.000,- pasti diberi karena memang harganya Rp. 8.000,- misalnya. Ia
langsung beli tanpa menawar. Maksudnya shadaqah untuk si penjual. Ini yang
disedekahi pun tidak tahu bahwa ia disedekahi. Sang penjual tahunya ini
orang tidak menawar langsung membeli, padahal sebenarnya ia mau bershadaqah.
Ini jangankan orang lain tahu, namun bahkan yang disedekahi pun tidak tahu
kalau ia sedang disedekahi. Orang yang seperti ini dinaungi oleh Allah Swt
di hari tidak ada naungan kecuali naungan Allah Swt.

Diriwayatkan didalam Shahih Bukhari ketika salah seorang yang mengumpulkan
hartanya yang banyak untuk bershadaqah sembunyi – sembunyi. Ia kumpulkan
uang sampai berjumlah sekian ribu dinar dalam 1 tahun. Kerja khusus untuk
bershadaqah tapi sembunyi – sembunyi. Sudah terkumpul, pergi keluar malam
hari. Dilihat ada seorang wanita tidur di jalanan. “Wah ini orang susah”,
kasih uang ia menutup wajahnya memberikan bungkusan uang itu dan lari supaya
tidak diketahui wajahnya. Pagi hari gempar di kampung. Ada pelacur diberi
shadaqah oleh orang sembunyi – sembunyi. Ia berkata “Subhanallah!! Salah
beri, aku kira wanita susah ternyata pelacur”, “Ya Rabb aku setahun
mengumpulkan uang untuk dapat pahala shadaqah yang sembunyi – sembunyi
ternyata uangku untuk pelacur”.

Tapi ia tidak putus asa, ia kumpulkan lagi uang sampai setahun yang
jumlahnya sekian ribu dinar. Sekarang aku tidak mau tertipu, pilih – pilih
dulu. Dilihatnya orang sedang duduk diam saja di satu tempat yang gelap.
“ini pasti orang susah”, diberi padanya lalu lari. Paginya gempar lagi,
pencuri sedang ingin mencuri mendapat uang shadaqah dengan jumlah uang yang
besar. “Ya Rabb 2 tahun aku bekerja khusus untuk memberi nafkah orang yang
susah dengan sembunyi – sembunyi. Tahun pertama pelacur, tahun kedua
pencuri”.

Ia tidak jera, kumpulkan lagi sampai 1 tahun. “Ya Rabb ini yang terakhir,
kalau sudah masih lagi sampai shadaqah bukan kepada mustahiq, selesai Ya
Rabb aku tidak mampu lagi”. Dia lihat orangtua tengah malam jalan sendiri
dengan tongkatnya tertatih – tatih. “Wah ini orang yang pasti berhak, malam
– malam begini orangtua jalan malam - malam dengan tongkat pasti orang
susah”. Dilemparnya uang itu “ini untukmu” dan ia pun pergi. Pagi hari
gempar lagi kampung, “ada kabar apa?” orang paling kaya dan paling kikir
dapat uang semalam oleh orang yang shadaqah sembunyi – sembunyi. “Ya Rabb
yang pertama pelacur, yang kedua pencuri, yang ketiga orang paling kaya dan
paling kikir di kampungnya. Ya Rabb apa arti dari perbuatanku?”.

Ia pun diam, sekian tahun kemudian... 20 tahun kemudian, Allah Swt sampaikan
kabar padanya ada dua orang ulama besar adik kakak. Muridnya puluhan ribu
dan ia termasuk orang yang asyik dengan ulama itu. Ini ulama adik kakak dua
– duanya orang yang sangat luar biasa ilmunya luas, pengikutnya puluhan
ribu. Ia berkata “Subhanallah!! ini ulama adik kakak siapa ayahnya?”. Kasak
– kusuk tanya kesana – kemari ternyata 2 orang anak itu adalah ibunya
seorang pelacur dulu tapi tengah malam ada yang memberi shadaqah sembunyi –
sembunyi. Ibunya itu melacur untuk nafkah anaknya maka ia taubat dari
pelacurannya dan ia sekolahkan kedua anaknya dengan hartanya itu. Allah
jadikan dengan harta itu anak ini jadi orang baik menjadi ulama besar dan
pahalanya kembali padanya. Airmatanya mengalir, ternyata yang kuberikan 20
tahun yang lalu Allah menjadikannya berlipat ganda sampai muncul 2 orang
ulama shalih sampai puluhan ribu orang yang beribadah mengikuti ilmunya dan
pahalanya untuk dia. Ini keikhlasan seseorang.

Tidak lama kemudian ia dengar lagi ada seorang wali shalih wafat. Masya
Allah ratusan ribu yang mengantar jenazahnya. Siapa orang itu? Orang itu
dulu pencuri, saat ia sedang mencuri ia berdoa kepada Allah “Ya Rabb beri
aku keluhuran kalau aku dapat rizqi malam ini aku taubat”. Ada yang
melemparinya uang lantas ia bertaubat ia bershadaqah, ia masuk ibadah dan ia
tidak keluar dari tempat ibadahnya sampai Allah angkat ia menjadi orang yang
shalih.

Lantas ia (orang ygersedekah yg terharu atas dua kabar itu berkata) berdoa
“Ya Rabb tinggal yang ketiga, bagaimana dengan orangtua yang paling kaya dan
kikir di kampung kami”. “oo orang itu sudah wafat tapi ia pindah ke tempat
lain berwasiat mengirimkan seluruh hartanya untuk membangun Baitul Maal bagi
para anak yatim sampai sekarang itu hartanya masih makmur”. Kenapa? gara –
gara dia malu tengah malam katanya, dia yg kaya kikir, tengah malam ada yang
sedekahi. Dia berkata “ini orang sedekah padaku, sementara aku tidak pernah
shadaqah. Aku nafkahkan seluruh hartaku dan harta ini untuk baitul maal” dan
untungnya terus berlipat ganda sampai 20 tahun tidak berhenti. Ini
pelipatgandakan di dunia dan pahalanya di hari kiamat dinaungi oleh Allah
Swt.

Yang ketujuh adalah pria yang mengingat Nama Allah, pria yang menyebut Nama
Allah maka mengalirlah airmatanya. Entah karena rindu, entah karena doa,
entah karena harapan, entah karena haru, entah karena risau akan dosa, entah
karena besarnya harapan ingin masuk surga tapi ketika ia menyebut dan
mengingat Nama Allah mengalir airmatany. Ternyata tetesan airmata dari
perasaan seperti ini dilihat oleh Yang Maha Melihat dan membuat ia di
nanungi oleh Allah di saat tidak ada naungan kecuali naungan Allah Swt. 7
kelompok diantaranya kelompok ini, kita berharap berada dikelompok yang
ketujuh. Kelompok yang selalu mengingat Allah mengalir airmatanya.

Ini hadirin – hadirat hadits yang kita baca belum sempat kita jelaskan,
waktu kita sempit. Kita bermunajat kepada Allah Swt dan sebelumnya saya
ingin menyampaikan pertanyaan tentang orang yang melakukan pengobatan dengan
menggunakan air dari 7 sumur, apakah itu syirik? Hadirin, hal itu sunnah,
jadi jangan dikatakan syirik. Orang zaman sekarang tidak tahu hukum bicara
syirik.

Mandi dengan 7 sumur diriwayatkan di dalam Shahih Bukhari, Rasul saw saat
sakit beliau minta air dari 7 qirbah (7 wadah air yang berbeda). Al Imam Ibn
Hajar Al Asqalani didalam Fathul Bari bisyarah Shahih Bukhari menjelaskan
bahwa riwayat ini menunjukkan bolehnya berobat dari 7 sumber air yang
berbeda, Imam Ibn Hajar dalam Fathulk Baari juga menukil riwayat Imam
Ath-Thabrani bahwa Rasul saw minta air pengobatan dari 7 sumur yang berbeda.
Jadi hal itu bukan hal yang sesat justru itu sunnah Nabi Muhammad Saw. Zaman
sekarang banyak hal – hal yang sunnah karena tidak dipahami sebagian saudara
kita dibilang bid’ah. Sampai ziarah saja kepada Rasul saw dipersulit sampai
orang tidak boleh berdoa menghadap ke makamnya Rasul saw. Apa salahnya makam
Rasul? Kalau doa menghadap kandang kuda tidak dilarang, kenapa menghadap
makam Rasul saw dilarang? Naudzubillah dari pelarangan seperti. Semoga Allah
membenahi aqidah, khususnya di bumi Jakarta dan diseluruh wilayah muslimin.

Kita bermunajat kepada Allah, Rabbiy untuk saudara – saudara kami di
Palestina. Mereka yang telah wafat, limpahkan kemuliaan syuhada bagi mereka
bersama para syuhada di yaumal qiyamah. Mereka yang terkena musibah gantikan
dengan keluasan rizqi di dunia dan di akhirat dan seluruh muslimin di
wilayah Poso, Khasmir, Irian Jaya dan seluruh wilayah barat dan timur yang
tertindas pecah – belahkan Rabbiy persatuan musuh – musuh Islam, persatukan
muslimin- muslimat. Benahi aqidah kami, benahi masjidil aqsa, benahi baitul
maqdis, benahi Makkah dan Madinah Al Munawwarah dari aqidah – aqidah yang
tidak benar. Ya Rahman Ya Rahim Ya Dzaljalali wal ikram bangkitkan para
pecinta Nabi Muhammad Saw di bumi Jakarta dan di seluruh wilayah muslimin.

Ya Dzaljalali wal ikram Ya Dzaththauli wal in’am kami bermunajat untuk diri
kami danuntuk ayahbunda kami dan untuk seluruh muslimin muslimat. Ya Allah
Ya Dzaljalali wal ikram, inilah kami mengadukan dosa – dosa kami, kesalahan
kami pada rumahtangga, pada ayahbunda, pada tetangga, anak istri, suami.
Rabbiy maafkanlah dan benahilah keadaan kami. Ya Dzaljalali wal ikram Ya
Dzaththauli wal in’am kami telah diajari oleh Nabi kami Muhammad Saw untuk
mendoakan orang – orang yang pernah kami caci bahwa Rasul saw pernah berdoa
“allahumma ayyumal mukmin sababtuhu fa ja’al dzalika lahu gurbatan ilaika
yaumal-qiyamah (wahai Allah jika da di antara orang mukmin atau orang Islam
yang sempat kucaci maka jadikan itu pahala dan kedekatan kepada-Mu di hari
kiamat). Rabbiy kami berdoa dengan doa Nabi-Mu Muhammad Saw. Jangan jadikan
lidah kami, lidah yang mencaci. Jadikan lidah kami lidah yang asyik
memuji-Mu Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim Ya Dzaljalali wal ikram Ya Dzaththauli
wal in’am, inilah kami hamba penuh dosa, inilah kami penuh kesalahan, inilah
kami penuh kekurangan dalam menjalankan syari’ah dan perintah – perintahMu
dan kamis elalu terjebak dalam larangan – laranganMu. Kami mengadukan
kehadirat-Mu Rabbiy, kami mengadukan kepada Yang Maha Dekat kami mengadukan
pada Yang Maha Mendengar.

Ya Rahman Ya Rahim wahai Yang Maha Mendengar getaran jiwa kami, wahai Yang
Maha Mendengar kesedihan kami atas perbuatan dosa kami, wahai Yang Maha
Melihat hati yang terharu dan terpanggil untuk taubat namun masih belum
berani melakukannya. Ya Rahman Ya Rahim Kau melihat dosa – dosa kami, Kau
melihat kesalahan kami, dan Kau Rabbiy yang menawarkan pengampunan maka
ampunilah kami Ya Dzaljalali wal ikram Ya Dzaththauli wal in’am Ya Rahman Ya
Rahim Kau melihat perbuatan dosa kami yang tidak mampu kami hindari, yang
tidak mampu kami mundur dan mulai meninggalkannya atau perbuatan perintah-Mu
yang belum mampu kami melakukannya. Kau melihat kami tidak mampu Rabbiy maka
berikan kami kekuatan. Terbitkan matahari hidayah pada kami Rabbiy dengan
terang – benderang, kami yang telah dalam ketaatan tambahkan ketaatannya.
Yang dalam kehinaan angkat dalam kemuliaan, tambahkan kemuliaan diatas
kemuliaan. Ya Rahman Ya Rahim diantara kami yang mempunyai permasalahan
dalam rumah tanggganya, permasalahn didalam kehidupannya, didalam
sekolahnya, didalam pekerjaannya dan dari segala kesuliatannya angkat segala
kesulitan kami dan gantikan dengan kebahagiaan. Wahai Yang Maha Melimpahkan
Kebahagiaan siang dan malam tanpa pernah bosan.

Ya Rahman Ya Rahim Ya Dzaljalali wal ikram pastikan seluruh wajah ini tidak
pernah melihat api neraka, pastikan seluruh kami semua yang hadir disini dan
yang mendengar dilimpahi rahmat dan keberkahan. Ya Dzaljalali wal ikram

Faquuluuu jamii’an (ucapkanlah bersama sama) Ya Allah, Ya Allah..Ya
Allah..Ya Allah..

Faquuluuu jamii’an (ucapkanlah bersama sama) Laillahailallah Laillahailallah
Laillahailallah Muhammadurrasulullah…

Hadirin – hadirat, sekaligus mohon doa dan kita ucapkan juga terima kasih
untuk RASfm dan seluruh radio yang meliput kita mohon doanya karena kita
telah meresmikan pesantren khusus untuk santri dan santriwati dari Irian
Barat, di wilayah Nanggewer, Sentul Jawa Barat dengan nama “Darul Rasul”.
Pesantren ini adalah dari perjuangan KH. Ahmad Baihaqi bersama Majelis
Rasulullah yang selama ini masih di kediaman beliau di Manggarai. Tapi kita
sudah meletakkan batu pertama di wilayah Nanggewer, Sentul diberi nama
“Darul Rasul”. Inilah pesantern kita, pesantren Majelis Rasulullah Saw yang
dikhususkan untuk santri dari Irian Barat dan pimpinan umumnya adalah saya
sendiri dan penanggung jawabnya adalah KH. Ahmad Baihaqi. Dan demikian mohon
doanya agar pesantren ini segera tegak dan terus kita mengambil santri dari
Papua, Irian Barat dan menegakkan bendera dakwah Nabi Muhammad Saw di
wilayah Irian Barat dan sekitarnya. Amin Allahumma Amin. Kita ucapkan
fatihah untuk tegaknya pesantren mulia ini, semoga Allah Swt melimpahkan
keberkahan. Wa illa hadratin Nabi Muhammad Saw Al Fatihah..

Washallallahu ala Sayyidina Muhammad Nabiyyil Ummiy wa Shohbihi wa Sallam

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP HADITS

BismillaaHir Rohmaanir Rohiim
Assalamu'alaykum wa RohmatulloHi wa BarokatuHu

Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allohu Ta'ala. kita memujiNya meminta pertolongan kepadaNya dan memohon ampunanNya, serta berlindung kepada Alloh dari kejelekan diri diri kita dan dari kejahatan amalan amalan kita. Barangsiapa yang Alloh beri petunjuk padanya, maka tiada yang dapat menyesatkannya. Dan barangsiapa yang Alloh sesatkan, maka tiada yang bisa menunjukkinya.
Dan aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allohu Ta'alaa dan tiada sekutu bagiNya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya.

Amma ba'du

SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP HADITS

Ustadz Muhammad Umar as-Sewed

Ahlul bid'ah alergi terhadap hadits.
Sebagian kaum muslimin, khususnya kaum mu'tazilah dan para rasionalis atau orang-orang yang terpengaruh dengan mereka, menolak berita-berita hadits yg-menurut anggapan mereka-tidak masuk akal. Mereka menganggap hadits-hadits tersebut hanya akan membuat org lari dari islam.

Ketika mereka mendengarkan hadits-hadits tentang diangkatnya nabi Isa Alaihissalaam dalam keadaan hidup, akan turunnya beliau pada akhir zaman, berita tentang Dajjal-yg sudah ada wujudnya dalam keadaan terbelenggu- atau tentang Ya'juj dan Ma'juj yg terus menerus berupaya utk keluar dari benteng yang dibuat oleh Dzulqarnain dan lain-lainnya, mereka benar-benar gelisah,panas dadanya seraya berkata: "Untuk apa hadits-hadits seperti ini disampaikan? Hadits-hadits ini akan menjadikan manusia semakin jauh dari islam". Mereka mengucapkan ucapan olok-olok, celaan dan berbagai macam ucapan penolakan terhadap hadits-hadits tersebut. Keadaan mereka ini persis seperti yg dikatakan oleh para ulama tentang ahlul bid'ah:

Berkata Ahmad Ibnu Sinan al-Qathan: "tidak ada seorang ahlul bid'ah pun, kecuali mesti akan membenci ahlul hadits. Dan tidaklah seseorang mengadakan kebid'ahan, kecuali akan dicabut manisnya hadits dari hatinya" (diriwayatkan oleh Imam Abu Utsman ash-Shabuni dalam Aqidatus Salaf Ash-habul Hadits, hal 300).

Berkata Abu Nashr Ibnu Sallam al-Faqiih : "Tidak ada yg paling berat atas kelompok sesat, dan tidak pula yg paling dibenci oleh mereka,melainkan mendengarkan hadits dan periwayatan hadits dgn sanadnya" (Aqidatus Salaf Ash-habul Hadits, hal 302)

Orang mukmin mendapatkan faedah dari hadits
Sungguh kalau saja di hati mereka ada keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya mereka tidak akan bersikap sinis terhadap hadits. Orang-orang yg beriman akan semakin beriman dgn berita-berita tersebut. Mereka akan semakin yakin bahwa hari kiamat telah dekat dan benar-benar akan terjadi. Kemudian mereka takut kepada Allah dan beramal dengan amalan yang shalih.

Namun sayang, mereka-kaum rasionalis dan mu'tazilah-adalah orang-orang yang mengambil pelajaran dari kaum orientalis kafir yang tidak mau percaya (baca: beriman) kepada hadits, kecuali setelah "dibuktikan" secara akal. Padahal, betapa banyak perkara-perkara ghaib yang akal, telinga, mata dan seluruh panca indera kita tidak dapat membuktikannya. Ciri khas orang yang takwa adalah beriman kepada hal-hal ghaib-yang tdk dpt diraba oleh panca indera manusia.

Alif Laam Miim. Kitab (al-qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang 'beriman kepada yang ghaib', yang mendirikan sholat dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. (Al-Baqarah 1-3)

Menolak hadits menyebabkan kesesatan
Maka perlu kiranya nasehat para ulama untuk seluruh kaum muslimin bagaimana seharusnya bersikap terhadap berita-berita hadits dari Rasulullah shalallahu'alaihi wa salam agar jangan menyimpang dan sesat.

Berkata Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu anhu: "Aku tidak akan meninggalkan sedikitpun dari apa yang telah diamalkan oleh Rasulullah shalallahu'alaihi wa salam, kecuali aku pun mengikutinya. Sungguh aku khawatir jika aku meninggalkan sesuatu dari perintahnya aku akan menyimpang". ( Al-Ibaanah oleh Ibnu Bathah, juz 1 hal 246; lihat Ta'dhimus Sunnah hal 24)

Kemudian Ibnu Bathah al-Uqbari mengomentari ucapan Abu Bakar Radhiyallahu anhu diatas: " Lihatlah wahai saudaraku, seorang shiddiq yang besar, beliau radhiyallahu anhu mengkhawatirkan dirinya akan sesat jika menyelisihi sedikit saja dari perintah nabinya Shalallahu'alaihi wa salam. Maka bagaimanakah yang akan terjadi pada zaman ini, saat banyak orang berani memperolok-olokkan nabi mereka dan perintah-perintahny a. Mereka justru berbangga dengan sesuatu yang menyelisihi beliau Shalallahu'alaihi wa salam, bahkan memperolok-olok sunnahnya Shalallahu'alaihi wa salam. Kita meminta kepada Allah subhana wata'ala perlindungan dari kesesatan dan keselamatan dari kejelekan amal" (al-ibaanah oleh Ibnu bathah, juz 1 hal.246; lihat Tadhimus Sunnah hal.24)

Berkata Yazid bin Harun Abu Khalid al-Wasithi rahimahullah, di majlisnya, meriwayatkan hadits tentang dilihatnya Allah pada hari kiamat. Tiba-tiba ada seseorang yg berkata di majelisnya: " Wahai Khalid bagaimana maksud hadits ini?". Maka Yazid bin Harun marah dan gemetar: "Sungguh engkau persis dengan Shabih (1), dan betapa perlunya engkau diperlakukan seperti Shabigh. Celaka engkau! Siapa yang tahu seperti apa dan siapa yang berhak untuk melampaui berita yang datang dalam hadits. Siapa yang berani berbicara dari pribadinya sendiri, kecuali orang yang bodoh dan kurang agamanya? Kalau engkau mendengar hadits dari Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam, tunduklah padanya dan jangan mengada-adakan perkara baru padanya. Sungguh jika kalian mengikutinya dan tidak membantahnya kalian akan selamat. Namun, kalau tidak, niscaya kalian akan binasa. (Diriwayatkan oleh imam ash-Shabuni dalam Aqidatus Salaf ash-Habul Hadits, hal 236-237)

Jangan membantan hadits shahih dengan hawa nafsu
Berkata Umar bin Abdul Azis rahimahullah " Tidak ada pendapat siapapun bersama sunnah yang telah disunnahkan oleh Rasullullah Shalallahu'alaihi wasalam." (I'lamul Muwaqi'in, Ibnul Qayim juz 2 hal.282)
Yakni, jika telah datang sunnah dari Rasulullah shalallahu'alaihi wa salam, maka tidak ada pendapat siapapun yang boleh menentangnya.

Ini merupakan bantahan yang jelas bagi orang-orang yang menentang hadits-hadits yang shahih dengan pendapatnya sendiri. Yaitu mereka yang menentang hadits dengan ucapan: " Tapi saya pikir.....", "Namun saya rasa....", atau ucapan "Tapi menurut saya....". Dan lain-lain. Yang demikian merupakan bahasa-bahasa penentangan terhadap hadits dengan hawa nafsu. Dengarkanlah ucapan ulama berikut:

Berkata Abu Khilabah rahimahullah: "Jika seseorang engkau ajak bicara mengenai sunnah, kemudian berkata: "Tinggalkan kami dari yang demikian, coba berikan bukti dari al-qur'an (2). Maka ketahuilah kalau dia orang yang sesat" (Thabaqat Ibnu Sa'ad, juz ke-7 hal. 184; lihat Tadhimus Sunnah hal.25)

Imam Dzahabi rahimahullah mengomentari ucapan diatas: " Dan jika engkau melihat seorang ahlul kalam, mubtadi', berkata: " Tinggalkan kami dari al-qur'an dan hadits-hadits aahaad, tetapi coba buktikan secara akal", maka ketahuilah bahwa dia adalah Abu Jahl. Dan jika engkau melihat seorang sufi, pengikut aliran wihdatul wujud, berkata: tinggalkan kami dari nukilan-nukilan (al-qur'an dan as-sunnah) maupun akal, tapi coba berikan kepada kami bukti dengan perasaan hati dan naluri, maka ketahuilah bahwa iblis telah muncul dalam bentuk seorang manusia atau telah merasuk pada orang tersebut. Kalau kamu takut, larilah darinya; kalau kamu berani, jatuhkanlah ia dan duduklah diatas dadanya kemudian bacakan ayat kursi....(yakni dirukyah-pent) ". (Siyaar A'laamu Nubala, adz-Dzahabi, juz 4, hal. 742)

Wajib menerima hadits shahih.
Dengan demikian tidak pantas seorang muslim yang mendengarkan hadits yg shahih, kemudian menolaknya dgn berbagai macam alasan hawa nafsunya. Allah mengancam orang yang menyelisihi nabiNya setelah jelas hadits baginya.

Allah subhana wa ta'ala berfirman:
"Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mu'min, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. (An-Nisaa': 115)

Abul Harits Ibnu Abi Dzi'b rahimahullah ketika meriwayatkan hadits kepada Abu Hanifah ibnu Sammak, dia ditanya:"Wahai Abul Harits, apakah engkau sependapat dengan hadits ini?" Sungguh Abul Harits sangat marah dan memukul dada Abu Hanifah seraya menjerit dengan suara keras dan berkata:"Aku sampaikan kepada Rasulullah Shalallahu'alaihi wa salam, kemudian engkau katakan apakah aku sependapat dengannya?!! Ya! Tentu saja aku sependapat dengannya! Dan yang demikian wajib bagiku dan bagi setiap orang yang mendengarnya! !" (Dikisahkan oleh imam Syafi'Î dalam ar-Risalah, hal 450; lihat Ta'dzimus Sunnah, hal. 26-27)

Berkata imam syafi'i rahimahullah: "Telah sepakat kaum muslimin (secara ijma') bahwasanya siapa yang telah jelas baginya sunnah Rasulullah Shalallahu'alaihi wa salam, maka tidak halal baginya utk meninggalkannya karena ucapan siapapun". ( Lihat I'lamul Muwaqi'in, juz 2/282).

Bahkan al-Khumaedi mengisahkan bahwa pernah pada suatu hari imam Syafi'Î meriwayatkan hadits, kemudian aku berkata kepadanya:" Apakah engkau melihat aku keluar dari gereja, atau engkau melihat dijubahku ada sabuknya (ciri jubah pendeta nasrani-pent) hingga ketika aku mendengar hadits dari Rasulullah shalallahu'alaihi wa salam kemudian aku tidak sependapat dengannya?!! " (Hilyatul Auliya, juz 9/106; Siyar a'lamu nubala, 10/34; lihat Ta'dhimus Sunnah, hal 28).

Dalam riwayat lain, Imam Syafi'i rahimahullah pernah ditanya tentang suatu masalah, kemudian beliau menjawab dengan hadits. Maka si penanya tadi berkata: " Apakah engkau sependapat dengan hadits ini?" Maka imam Syafi'i gemetar dan keluar otot lehernya seraya berkata: "Ya hadzaa, bumi mana yang akan aku pijak dan langit mana yang akan menaungiku, kalau aku meriwayatkan satu hadits dari Rasulullah shalallahu'alaihi wa salam kemudian aku tidak sependapat dengannya?!! . Na'am, 'ala sam'i wal bashar (yakni: ya, kami dengar dan kami ta'ati) (shifatu ash-shahwah, ibnul Jauzi, juz 2/256)

Berkata Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah: "Barangsiapa yang menolak hadits nabi shalallahu'alaiwasa lam,maka dia berada di pinggir jurang kehancuran". (Thabaqat al-Hanabilah, 2/11 dan al-Ibaanah, 1/269; lihat Ta'dhimus Sunnah, hal.29)

Berkata Imam al-Barbahari: "Jika engkau mendengar seseorang mencela riwayat-riwayat (yakni riwayat hadits yg shahih), menolaknya atau menginginkan selainnya, maka tuduhlah keislamannya dan jangan ragu kalau dia adalah pengekor hawa nafsu, ahlul bid'ah. (Syarhus Sunnah hal. 51)

Berkata Abul Qashim al-Ashbahani: " Berkata ahlus sunnah dari kalangan salaf: "Barangsiapa yang mencerca riwayat-riwayat hadits, maka sepantasnya utk dituduh keislamannya" . (Al-Hujjah fi Bayanil Mahajjah, 2/248; lihat Ta'dhimus Sunnah, hal.29).

Berkata Imam az-Zuhri rahimahullah imamnya para imam zamannya: " Dari Allah keterangan, Rasulullah Shalallahu'alaihi wa salam yang menyampaikan, maka kewajiban kita adalah menerimanya. (Aqidatus Salaf ash-Habil Hadits, hal. 249)

Beliau berkata juga: " Diriwayatkan dari salaf bahwa kaki Islam tidak akan kokoh, kecuali diatas fondasi at-Taslim (yakni menerima dan tunduk pada seluruh ucapan Allah dan RasulNya-pent) . (Aqidatus Salaf ash-Habul Hadits hal.200)

Wallahu'alam
Ustadz Muhammad Umar as-Sewed

Catatan kaki:
(1) Yakni Shabigh ibnu Ishlin, seorang yang dipukul oleh khalifah Umar bin Khathab Radhiyallahu anhu dan diperintahkan kpd kaum muslimin utk memboikotnya, karena selalu mempertanyakan perkara yang tidak perlu dipertanyakan. (Lihat Aqidatus Salaf ash-Habul Hadits, imam ash-Shabuni, hal.237-238)

(2) Yakni dia hanya mau menerima dalil dari al-qur'an dan tidak mau menerima dalil dari hadits.

Ditulis lagi dari risalah dakwah Manhaj Salaf edisi 73/th.2 29 jumadi tsani 1426 H/ 5 Agustus 2005 M.

Wassalamu'alaykum wa RohmatulloHi wa BarokatuHu

Mulai Hari Ini Icha Punya Ayah

Mulai Hari Ini Icha Punya Ayah

By: agussyafii

Malam itu Icha bercerita pada kami (saya, istri & hana, putri saya) bahwa dirinya sehabis olah raga icha membeli nasi uduk. "Bunda, icha tadi makan nasi uduk dua bungkus. beli cuman satu, sama nenek penjualnya ditambah satu lagi karena icha anak yatim.."kata Icha dengan polosnya.

Melihat wajah Icha ada rasa haru menghinggapi diri saya, "Icha mulai hari ini Icha punya ayah. Pak agus, ayahnya Icha. Jika ada orang yang memberikan sesuatu karena Icha anak yatim tidak usah diterima, katakan terima kasih. Icha minta ama ayah apa yang diperlukan ya.."

Mata Icha berbinar-binar. Wajahnya terlihat senyumannya yang manis. Sejak Icha tinggal bersama kami nilai sekolah membaik dan yang paling penting memunculkan rasa percaya diri. banyak asumsi dimasyarakat bahwa memberikan uang kepada anak yatim seolah semua masalah selesai. Bahkan persepsi memberikan materi secara tunai bukan hanya tidak mendidik bagi anak-anak yatim namun juga merusak mentalitas anak-anak. Anak-anak yatim membutuhkan kasih sayang dan perhatian orang tua.

kasih sayang dan perhatian kami sebagai orang tua kami wujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, Setiap kali Icha berangkat sekolah istri saya selalu membekali dengan makanan agar Icha tidak jajan disekolah bahkan mengajarkan untuk berbagi dengan teman-temannya dengan seperti itu Icha tidak lagi menjadi obyek belas kasihan orang-orang disekitarnya.

Pagi tadi ketika saya mengantar Icha ke sekolah, saya bertemu dengan seorang teman lama tak pernah berjumpa. Duduk Di depan motor hana, duduk dibelakang Icha. teman bertanya, "Mas agus, kemana?" "Mau mengantar Icha ke sekolah.." "Loh, anaknya sudah gede ya..kelas berapa?"katanya.

"Iya, ini anak saya, kelas V SD.." jawab saya. wajah Icha tersenyum saat teman berpamitan. Icha memeluk erat, motor melaju menuju sekolah bersama ayah dan Hana, adiknya. hati saya bertekad, mulai sekarang Icha punya ayah, tidak ada airmata yang mengalir, tidak ada duka, tidak ada belas kasihan, ayah akan selalu melindungi Icha. Kata saya dalam hati.

------
"Ya Alloh, Izinkan kami mencintaiMu hanya karenaMu, Jadikanlah cintaMu menerangi hidup kami dan anak-anak kami supaya kelak mereka menjadi anak yang sholeh dan mencintaiMu hanya karenaMu" (doa seorang ayah).

Sair Lagu : Istigfar

Istigfar

(Aa Gym)

Astaghfirullah Robbal Barooyaa
Astaghfirullah Minal Khotooyaa

Robbi Zidhnii 'ilman naafi'aa
Wa waafiqlii 'amalan magbuullaan
Wa waahablii rizqon waasi'aa
Watub 'alaiya taubatan nasuuhaa
Watub 'alaiya taubatan nasuuhaa

Hidup di dunia sebentar saja
Sekedar mampir sekejap mata
Jangan terpesona jangan terpedaya
Akherat nanti tempat pulang kita
Akherat nanti hidup sebenarnya

Barang siapa Alloh tujuannya
Niscaya dunia akan melayaninya
Namun siapa dunia tujuannya

Niscaya kan letih dan pasti sengsara
Diperbudak dunia sampai akhir masa

Alloh melihat Alloh mendengar
Segala sikap dan kata kita
Tiada yang luput satupun jua
Alloh takkan lupa selama-lamanya
Alloh takkan lupa selama-lamanya

Wahai Sahabat cepatlah taubat
Karena ajal kian mendekat
Takutlah siksa yang menghancurkan
Azab jahanam sepanjang Zaman
Azab jahanam sepanjang zaman

Ingatlah maut pasti kan menjemput
Putuskan nikmat dan cita-cita
Tak dapat ditolak tak dapat dicegah

Bila waktu hidup berakhir sudah
Bila waktu hidup berakhir sudah

Tubuhpun kaku terbungkus kafan
Tiada guna harta pangkat jabatan
Tinggallah ratap dan penyesalan
Menanti peradilan yang menentukan
Menanti peradilan yang menentukan

Astaghfirullah Robbal Barooyaa
Astaghfirullah Minal Khotooyaa

Makna Senyuman

Makna Senyuman

By:agussyafii

Ditengah kesibukan teman-teman mengurus Ananda selalu berhiaskan senyuman. Senyuman Mbak Meidy, Mbak tien, Mbak Pungky, Mbak Asih, Mbak Mimin, Mas Erry, Mas budi, dan wabil khusus rika, istriku tercinta yang setiap hari mesti keliling dari rumah ke rumah anak-anak ananda memiliki sebuah makna.

Makna senyuman itu apa yang telah ditunjukkan Thariq dengan membakar kapal. Cermin semangat dan daya juang yang tinggi. makna senyuman itu sebuah militansi. Seorang Mujahid berarti memiliki semangat yang tinggi dalam memperjuangkan apa yang diyakininya benar. Daya juang yang tinggi tercermin dari kesiapan mereka mengorbankan apa yang dimilikinya, harta juga jiwa untuk keridhaan Alloh SWT.

"Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan atau berat dan berjihadlah dengan harta dam dirimu dijalan Alloh. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui (QS.9:41).

Api semangat menyala-nyala dalam dada Thariq beserta segenap pasukannya seolah itu kami, semua teman2 pengurus Ananda. Api itu terus menyala membakar spirit kami, sebagaimana mereka, Thariq dan pasukannya mencapai perjuangan menjadi "result" yang diharapkan yaitu menaklukkan Spanyol.

Demikian juga Che Guevara mengatakan, "Siapapun yang menentang kedholiman adalah sahabatku." Che Guevara berjuang melawan setiap kedholiman demikian juga Thariq Bin Ziyyad, Mahatma Gandhi, Para pejuang HAMAS yang mempersiapkan diri menjadi martir bagi cita-cita perjuangan. Sebagaimana dalam syair Victor Hugo:

"Kalau mereka itu seribu, aku akan menjadi salah satu dari mereka.
kalau mereka seratus, aku akan menjadi salah satu dari mereka.
kalau mereka sepuluh, aku akan menjadi salah satu dari mereka.
Dan kalau mereka seorang saja, maka akulah orangnya."

Bahan bakar yang tiada habis yang menyalakan api semangat juang. Militansi seorang mujahid yang tumbuh diatas iman akan terus tumbuh dengan zikr. Makin banyak mengingat Alloh, semakin yakin akan pertolonganNya. Karena mujahid akan konsisten menghadapi fase-fase perjuangan dan selalu "result oriented" yaitu keridhaan Alloh semata. Itulah makna senyuman buat kami.

Mulut Bersih, Tubuh Sehat

Mulut Bersih, Tubuh Sehat

KapanLagi.com - Mungkin untuk sebagian orang kesehatan mulut selalu menjadi nomor yang kesekian, tapi tak banyak orang tahu jika mulut adalah organ yang berperan penting bagi kesehatan tubuh. Kesehatan mulut tak sekedar untuk mendapatkan gigi yang putih, bersih dan kuat, tetapi menjaga kesehatan mulut berarti juga ikut menjaga kesehatan seluruh badan, karena mulut adalah pintu masuk segala macam benda asing ke dalam badan.

Banyak orang yang tidak tahu, banyak penyakit berawal dari mulut, pada umumnya orang hanya tahu, penyakit mulut hanyalah pada gigi, padahal dari gigilah sumber bersarangnya banyak penyakit.

MEKANISME PENYEBARAN

Penyebaran penyakit dari gigi ke organ tubuh lain disebabkan oleh infeksi kronis di suatu tempat yang memicu penyakit ditempat lain. Dan bakteri, sisa-sisa dari kotoran maupun mikroba penginfeksi bisa menyebar ke tempat lain di tubuh.

Sebetulnya, bakteri dari dalam mulut tidak akan bisa masuk ke dalam sistem aliran darah, asalkan kita bisa menjaga kesehatan gigi. Jika kita mempunyai sistem imun yang kuat, kehadiran bakteri dalam mulut tidak akan mendatangkan masalah. Tetapi bagi orang yang sistem imunnya lemah, bakteri dari mulut bisa menyebabkan menyebarnya penyakit ke anggota tubuh yang lain, seperti endocarditis (bakteri dari mulut memasuki aliran darah)

PENGARUH PADA JANTUNG

Dampak penyakit gigi pada jantung dapat berupa penyakit jantung koroner, peradangan otot, serta katup jantung (endokarditis). Bakteri yang terbawa aliran darah bisa memproduksi enzim yang mempercepat terbentuknya bekuan darah, sehingga mengeraskan dinding pembuluh darah jantung (aterosklerosis). Bakteri dapat juga melekat pada lapisan (plak) lemak di pembuluh darah jantung dan mempertebal plak. Semua itu, menghambat aliran darah serta penyaluran sumber makanan dan oksigen ke jantung, sehingga jantung tak berfungsi semestinya.

Kemungkinan lain, reaksi peradangan yang disebabkan oleh penyakit gigi meningkatkan pembentukan plak yang memacu penebalan dinding pembuluh darah. Penelitian menunjukkan, orang dengan penyakit gigi mempunyai risiko dua kali lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner.

Bakteri di lubang gigi maupun gusi yang rusak dapat masuk ke dalam sirkulasi darah lewat gusi yang berdarah. Bakteri ini dengan mudah menyerang katup jantung maupun otot jantung yang telah melemah. Gejalanya berupa demam, bising jantung, perdarahan di bawah kulit, bahkan embolisasi (penyumbatan) pembuluh darah kecil di organ-organ tubuh lainnya.

Meskipun jarang, penyakit ini dapat berakibat fatal dan kadang kala memerlukan operasi katup jantung darurat. Selain itu juga sangat dianjurkan pemberian antibiotika sebagai profilaksi pada orang yang menderita prolaps katup jantung, penyakit jantung rematik dan kelainan jantung bawaan, sebelum mendapatkan tindakan pengobatan gigi.


jaga kesehatan gigi & mulut

STROKE

Penyakit gusi, yaitu infeksi pada jaringan pendukung gigi, ternyata dapat menjadi risiko untuk terjadinya stroke. Sepintas memang terlihat tak ada kaitannta, namun banyak penelitian menemukan adanya hubungan yang erat antara kedua penyakit tersebut. Plak pada jaringan gusi yang tidak dibersihkan secara teratur, dapat mengiritasi gusi, sehingga gusi menjadi merah, mudah berdarah dan terkadang membengkak, ini gejala awal terjadinya gingivitis.

Gingivitis yang turut bertanggungjawab dalam pembentukan darah beku akan menjadikan arteri tersumbat, karena bakteri ini menyebabkan radang di seluruh badan, termasuk saluran darah yang meningkatkan resiko plak aterosklerotik.

KELAHIRAN PREMATUR

Penyakit gusi/jaringan pendukung gigi juga dapat menyebabkan kelahiran sebelum waktunya (prematur). Hal ini bisa terjadi, karena bakteri yang berasal dari mulut menghasilkan toksin dan sampai ke plasenta melalui aliran darah. Toksin ini akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan fetus, yang dapat menimbulkan rangsangan untuk mempercepat kelahiran.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut jauh lebih mudah dibandingkan mengatasi penyakit yang ditimbulkan. Jika selama ini kita sering mengabaikan kesehatan gigi, sekarang saat terbaik untuk lebih serius memberi perhatian kepada kesehatan mulut. Jangan segan untuk pergi ke dokter gigi bila mengalami keluhan pada gigi, dan dianjurkan untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut dengan rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung flouride. Ingat kata orang tua 'Jangan memandang remeh penyakit'. (sud)

Yang Tersentuh

Yang Tersentuh

Sentuhan seorang ibu memang bisa membuat ketenangan pada diri anak. Getaran cinta ibu mampu mengalir pada pori-pori kulit anak dan menembus hatinya, diam , damai tak terperi. Sebuah sentuhan bisa menggambarkan isi hati orang yang menyentuh, lihatlah bagaimana seorang pawang menjinakan seekor ular hanya dari sentuhan, begitu juga dengan binatang lainnya karena hanya bahasa tubuh itulah yang bisa melintasi berbagai mahluk seperti florist dengan bunga, seperti petani dengan padi dan nelayan dengan ikan yang di budidayakannya.

Jarak antara tempat kerja saya dan masjid cukup jauh, sehingga untuk sholat dzuhur sewaktu jam istirahat dan makan siang lebih cepat menggunakan sepeda motor yang menjadi alat transportasi harian. Kebetulan warung makanan berjejer di depan masjid sehingga sekali melangkah dua kepentingan terlampaui begitulah kira-kira kalo kita mau cocokan dengan peri bahasa.

Memang tidak pernah ada tarif parkir resmi didepan masjid tetapi biasanya orang memberi sebanyak seribu rupiah untuk sekali parkir (tidak ada hitungan waktu ). Saya sebenarnya jarang berbicara lama dengan tukang parkir tersebut, sebut saja namanya Saimin, tetapi setiap bertemu, saya sempatkan menjabat tangan atau paling tidak menyentuh pundaknya sambil menanyakan khabar, itu saja tidak lebih. Tetapi tindakan sederhana yang berasal dari sunnah Rasulullah tersebut cukup membekas di hatinya. Jika belum ada orang keluar atau masuk parkiran biasanya Saimin selalu duduk di sepeda motor saya.

Suatu hari sewaktu Saimin hendak memandu truk yang lewat depan masjid, ada yang coba mencuri motor saya, tetapi Saimin berhasil mengagalkan walau sang pencuri tidak berhasil di tangkap dan bodi motor saya sedikit retak karena sewaktu ketahuan, motor dibanting ke tanah lalu pencuri tersebut melarikan diri dengan rekannya yang mengendarai sepeda motor lain . Saimin minta maaf karena tidak bisa menjaga sepeda motor saya. Sambil menjabat tangannya, saya mengatakan bahwa sayalah yang mesti berterimakasih karena telah berhasil menggagalkan pencurian tersebut. Saimin hanya tersenyum sambil menyentuh pundak saya, itulah pertamakali dia yang menyentuh saya dan bisa saya rasakan sebuah rasa persahabatan.

Ada bahasa verbal yang ketika di ungkapkan bisa dimengerti setiap mahluk yang memiliki telinga, ada bahasa gerak ( Gesture ) atau mimik yang ketika di ungkapkan mungkin bisa di mengerti oleh semua mahluk yang memilki mata dan ada juga bahasa tubuh yaitu sentuhan yang ketika di ungkapkan bisa dirasakan oleh mahluk yang tidak memiliki telinga dan mata sekalipun tetapi bisa dirasakan oleh hati

Anas Ra berkata,"Kami bertanya kepada Rasulullah Saw, "Bila berjumpa sahabat (saudara seiman) apakah kita saling membungkuk?" Nabi Saw menjawab, "Tidak usah." Kami bertanya lagi, "Apakah berpelukan satu sama lain?" Nabi menjawab, "Tidak, tetapi cukup dengan saling bersalaman ." (HR. Ibnu Majah)

Shalat Gerhana


Shalat Gerhana

Ketika terjadi gerhana umat Islam disunnahkan shalat gerhana serta
memperbanyak istighfar dan shadaqah. Tentu saja, renungan ayat-ayat
kauniyah juga harus ada, bukan sekadar aspek ibadahnya. Oleh
karenannya sangat disarankan pada saat puncak gerhana, jamaah
berkesempatan juga untuk melihat langsung proses gerhananya, bagaimana
bulan menutup piringan matahari sedikit demi sedikit, lalu keluar lagi
dari piringan matahari.

Kapan waktu shalat gerhana? Gerhana matahari waktunya ditentukan oleh
gerakan bayangan bulan melintasi suatu daerah. Jadi, berbeda dengan
gerhana bulan, kita harus melihat data gerhana untuk setiap daerah.
Kalau tidak cermat, kita bisa mengumumkan informasi yang keliru,
seperti yang termuat di Harian PR Selasa, 20 Januari 2009 tentang
seruan ormas-ormas Islam terkait dengan gerhana. Pada pengumuman itu
waktu gerhana merujuk pada data global gerhana matahari.

Untuk gerhana matahari 26 Januari 2009, seluruh wilayah Indonesia
dapat menyaksikan gerhana menjelang matahari terbenam. Waktu gerhana
di Bandung mulai pukul 15.20 - 17.49 WIB. Untuk daerah-daerah lain di
Indonesia
, waktu gerhana sekitar waktu itu plus-minus 10 menit. Jadi,
kalau perlu mengumumkan ke semua cabang ormas Islam di seluruh
Indonesia, disarankan rentang waktu shalat gerhana antara pk 15.40 -
17.30 WIB.

Bagaimana cara shalat gerhana? Shalat gerhana dilakukan berjamaah di
masjid dan sesudahnya ada khutbah, seperti shalat hari raya (Id)
dengan bacaan Al-Quran yang terdengar. Caranya seperti shalat hari
raya 2 rakaat, hanya setiap rakaat ada dua kali ruku. Jadi, setelah
ruku pertama yang agak panjang kembali berdiri lalu membaca Al-Fatihah
dan surat lainnya baru ruku lagi dan sujud seperti biasa. Khutbah
berisi anjuran istighfar (mohon ampunan Allah), bershadaqah, dan
menjelaskan tentang fenomena gerhana.

Apa sih maknanya? Gerhana adalah peristiwa alam yang menunjukkan
ketundukan alam pada Khaliqnya (Penciptanya) . Maka selayaknya kita
juga menunjukkan ketaatan kepada Allah dengan melakukan shalat
gerhana. Matahari dan bulan tak pernah penyalahi hukum-Nya, sehingga
manusia pun dapat memperkirakan secara tepat waktu terjadinya gerhana.
Manusia karena nafsunya sering kali, sengaja atau tak sengaja,
menyalahi hukum Allah, maka sudah selayaknya peristiwa gerhana
mengingatkan kita untuk memperbanyak istighfar.

Matahari dan bulan bisa beriringan dan berdampingan memperlihatkan
keharmonisan yang kadang menunjukkan fenomena cincin atau mahkotanya
yang indah (korona) yang biasanya tidak terlihat. Ini mengajarkan kita
untuk juga dapat berjalan beriringan dan berdampingan dengan sesama
manusia, maka sudah selayaknya itu direpresentasikan dalam bentuk
anjuran memperbanyak shadaqah. Lalu khatib pun perlu mengingatkan
bahwa gerhana matahari adalah fenomena alam yang tidak terkait dengan
kelahiran atau kematian seseorang dan tidak terkait dengan nasib
manusia atau bencana alam, tetapi merupakan sebagian tanda-tanda
kebesaran-Nya di alam.

Berharap Iba yang Tak Kunjung Tiba

Berharap Iba yang Tak Kunjung Tiba

Berharap Iba yang Tak Kunjung Tiba
Welasih, 11 tahun, buru-buru bersembunyi di kamar setiap kali bertemu orang lain. Ia pun menunduk menutupi wajah dengan rambutnya. Kalaupun bermain dengan teman-temannya, Ia kerap menyembunyikan wajahnya di balik pundak temannya. Padahal, tubuhnya cukup lincah. Senyumnya sering mengembang.

Wajah bocah asal Dusun Kalirejo, Kelurahan Pakis Kalirejo, Kecamatan Kabat, itu memang tidak normal, nyaris tak berbentuk. Gigi, hidung, dan mata kirinya hampir menyatu. Tampak lubang menganga di wajahnya.

Ia lebih banyak berada di rumahnya di tengah areal persawahan. Welasih sesekali membantu ibunya membeli sayur-mayur di pasar terdekat. Siang hari, ia ikut ayahnya, yang menjadi buruh tani. Perasaan malu dan ekonomi yang serba terbatas membuatnya tidak bisa menikmati bangku sekolah.

Menurut Misiyem, ibu Welasih, anaknya mengalami kecacatan sejak lahir. Ia dan suaminya hampir saja pingsan saat melihat bayinya lahir. "Gimana tidak sedih karena anak kami cacat," tuturnya ketika ditemui Tempo, kemarin.

Beberapa rumah sakit dan dokter sudah coba didatanginya untuk menyembuhkan sang anak. Tapi, semuanya angkat tangan. Welasih pernah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Dr Soetomo Surabaya. Namun, dengan penghasilan rata-rata Rp 10 ribu per hari, orang tua Welasih pasrah. "Mau dioperasi, biayanya mahal," ujarnya.

Dalam kondisi memprihatinkan, keluarga ini malah menjadi obyek penipuan. Saat itu, Welasih berusia dua tahun. Dua orang yang mengaku dari salah satu televisi mendatanginya untuk membuat kotak amal. Setelah itu, mereka tak pernah muncul meskipun Masiyem mendengar ada uang yang terkumpul. "Waktu mau pulang ke Surabaya, malah minta uang transpor,'' tuturnya pula.

Keluarga Misiyem sekarang hanya bisa merelakan nasib anak pertamanya itu meski dalam hati, ia sangat berharap wajah anaknya bisa normal seperti anak yang lainnya. IKA NINGTYAS

Kredibelitas dan Profesionalisme

Kredibelitas dan Profesionalisme
Oleh: Dr. Amir Faishol Fath


baitul-hikmah. com, Dua hal yang harus dipenuhi dalam usaha apapun
untuk mencapai tujuan yang diinginkan adalah kejujuran dan
profesionalisme (keahlian dalam menjalankan tugas). Ibarat sayap
keduanya merupakan satu kesatuan, saling mendukung tak terpisahkan.
Bila satu hilang, perjalanan usaha akan timpang dan akan menyebabkan
kecelakaan pada pihak- pihak terkait. Berbagai perusahaan atau
instansi bahkan negara mengalami krisis.

Karena hilangnya salah satu dari kedua unsur utama tersebut. Kejujuran
bagi profesionalisme ibarat ruh bagi jasad. Profesionelisme akan
tampil loyo, tak bertenaga bila terus digerogoti dengan tindak
kebohongan para pelakuknya. Begitu juga kejujuran tidak akan tampil
secara maksimal dengan hasil yang diharapkan tanpa dukungan
profesionalisme.

Allah SWT. menegakkan alam ini dengan sangat sempurna, tidak ada
sedikitpun tanda bahwa Allah main-main, tergambar didalamnya nilai-
nilai kejujuran dan profesionalisme. Allah berfirman: “Yang telah
menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak akan
melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak
seimbang. Maka lihatlah sekali lagi, adakah kamu lihat sesuatu yang
tidak seimbang atau cacat? Kemudian ulangi pandanganmu sekali lagi
niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan
sesuatu cacat” 67:3-4.

Tidak hanya itu, Allah SWT. membekali setiap Nabi dengan kejujuran dan
profesionalisme. Rasulullah SAW. sebelum menjadi Nabi sangat dikenal
di kalangan penduduk Makkah sebagai orang yang paling jujur dan
terpercaya al amin. Khadijah binti Khuwailid seorang janda kaya dan
terhormat tertarik kepada Rasulullah SAW karena kejujuran dan
profesionalismenya yang nampak ketika membawa dagangannya ke negeri
Syam. Keuntungan berlipat ganda diperoleh berkat kedua sifat yang
dimiliki Rasulullah SAW.

Pernah suatu saat orang Quraish Makkah berstegang leher sampai
ketingkat kemungkinan terjadinya pertumpahan darah, dalam hal siapa
yang peling berhak mengembalikan batu hitam al hajarul aswad
ketempatnya semula, setelah Ka’bah direhab. Masing-masing suku merasa
paling berhak. Akhirnya sampailah pada kesepakatan bahwa yang masuk
pertama kali ke masjidil haram dialah yang berhak melakukan
pengembalian al hajarul aswad. Ketika yang masuk pertama kali ternyata
Rasulullah SAW. mereka sangat gembira. Dari mulut mereka terucap al
amin radhiina (orang yang terpercaya, kami rela dan setuju).

Menariknya bahwa Rasulullah SAW. melaksanakan tugas tersebut bukan
sekedar karena dipercaya, melainkan ia juga tampil secara profesional,
surbannya dihampar dan diisi dengan al hajarul aswad lalu minta kepada
masing-masing kepala suku untuk mengangkatnya bersama-sama, dengan
langkah ini semua suku puas dan merasa terpenuhi apa yang mereka
perebutkan.

Nabi Yusuf as. ketika meminta agar ditempatkan sebagai penaggung jawab
keuangan dan kekeyaan negara, bukan karena ia tamak untuk memenuhi
kepentingan pribadi, melainkan karena ia menyadari akan kejujuran dan
ruh profesionalisme yang dimilikinya. Nabi Yusuf berkata: “Jadikanlah
aku bendaharawan negara (Mesir); sesungguhnya aku adalah orang yang
pandai menjaga, lagi berpengetahuan” (QS. 12:55).

Dari ayat ini dan ayat sebelumnya (QS. 12:46) Yusuf sebagai ash
shiddiq (sangat dipercaya) dan (QS. 12:54) makinun amiin (tinggi
kedudukan dan dipercaya), nampak bahwa telah tergabung dalam diri
Yusuf sifat kejujuran dan profisionalisme. Suatu indikasi bahwa Yusuf
yakin dengan kedua sifat ini bisa menegakkan ekonomi negerinya secara
seimbang. Tidak ada yang dizdalimi. Semuanya akan meresakan sejahtera
baik di masa subur maupun di masa peceklik.

Dari sini jelas bahwa dalam mengatasi krisis apapun dan pada level
apapun, tidak ada jalan kecuali dengan menegakkan kejujuran dan
profesionalisme. Wallahu a’lam bissh shawab. (Dr. Amir Faishol Fath)

http://www.baitul- hikmah.com/ kredibelitas- dan-profesionali sme-380/

Airmata Tak Pernah Kering

Airmata Tak Pernah Kering

By: agussyafii

Ditengah informasi cepat menyebarluas, pertama kali saya mendengar ada orang meninggal karena flu burung, saya juga salahsatu orang yang panik. Jangan-jangan akan banyak orang yang meninggal karena flu burung. Informasi bahaya virus flu burung atau sering yang disebut dengan H5N1 membuat orang terkejut & juga kaget. Takut ketemu ayam dan takut makan ayam. Kalo Tika Pangabean Poject Pop takut ketemu ayam karena trauma masa kecil, masyarakat takut ketemu ayam karena flu burung.

Ketakutan masal terjadi, iklan di tv, penyuluhan pada peternak, aparat desa, bahkan pembelian vaksin flu burung terjadi besar-besaran. penghamburan uang rakyat ditengah makin susahnya kehidupan masyarakat kecil seolah menjadi "bancakan" (pesta pora) ditengah kecemasan masyarakat.

Entah berapa trilyun uang yang dihabiskan oleh departemen terkait untuk mengkampanyekan isu bahaya flu burung. secara vulgar masyakarat dianggap bodoh, dengan tidak ada penjelasan sebenarnya apa yang terjadi? Tiba-tiba terdengar berita vaksin flu burung yang menghabiskan anggaran negara memasuki masa expired.

Ditengah ketidakmengertian saya apa yang terjadi tentang virus flu burung, pagi tadi didalam metromini saya sempat berbincang dengan seorang anak berseragam sekolah, saya tanya "dek, cita-citanya pengen jadi apa?" "pengen jadi pembantu..." katanya. "jadi pembantu? kenapa pengen jadi pembantu?"

"kan enak pak, bantu2 orang trus dapet duit banyak.." katanya polos.

Tanpa terasa air mata saya menetes, Airmata keprihatinan untuk sebuah kenyataan ada anak yang tidak bercita-cita menjadi dokter atau menjadi presiden namun bercita-cita menjadi pembantu. apa jadinya jika anak-anak dinegeri ini bercita-cita menjadi pembantu?

Ah, airmata tak pernah kering untuk negeri ini...

----

Mereka beriman kepada Alloh dan hari Akhir, mereka menyuruh kepada yang ma¢ruf dan mencegah dari yang mungkar dan bersegera kepada (mengerjakan) pelbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh. (QS Al-Imran, 3: 114).

"Pak, Kenapa Kami Sholat Justru Di PHK..?"

Prihatin, kenapa hal seperti ini bisa terjadi di negara dengan penduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia?...

"Pak, Kenapa Kami Sholat Justru Di PHK..?"
Ditulis Oleh : Redaksi
Perjuangan
tiga buruh PT Mewah Niagajaya (MN) Cimahi, Jawa Barat, untuk
mendapatkan haknya menjalankan ibadah shalat Jumat berujung pemecatan.
Secara sepihak, manajemen PT MN mengeluarkan surat pemutusan hubungan
kerja kepada tiga buruh pabrik tekstil itu.

Kami di-PHK terhitung tanggal 1 Januari 2009, ungkap salah seorang
buruh PT MN yang dipecat, Tusani, Senin (19/1). Keputusan manajemen
yang melakukan PHK terhadap tiga pegawainya itu mengundang protes dari
puluhan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota
Cimahi.

Mereka mendatangi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat dan menuntut
dilakukannya penyelidikan terhadap PT MN. SPN menilai, keputusan
manajemen PT MN yang mem-PHK ketiga buruhnya karena memperjuangkan
ibadah shalat Jumat telah melanggar aturan. Puluhan buruh dari SPN itu
menggelar aksi unjuk rasa di kompleks perkantoran Pemkot Cimahi.

Dalam orasinya, para buruh menuntut Disnaker tak berpangku tangan
terhadap sikap sewenang-wenang manajemen PT MN. ''Saya di-PHK karena
dianggap telah menciptakan suasana kerja yang tak kondusif,'' tutur
Tusani. Menurut Tusani, buruh PT MN memang sudah beberapa kali
menggelar aksi demo untuk menuntut berbagai hak dasar, terutama
diperbolehkannya menjalankan ibadah shalat Jumat.

Selain itu, para buruh juga menuntut adanya cuti haid serta memprotes
potongan tunjangan hari raya (THR). Perusahaan, kata dia, menilai
dirinya telah menyudutkan nama baik perusahaan. Sebenarnya, PT MN
sempat dipanggil ke DPRD dan Disnaker Kota Cimahi. Pemanggilan itu
dilakukan menyusul aksi unjuk rasa yang dilakukan para buruh PT MN.

Salah seorang buruh yang saat ini masih bekerja di PT MN, Ahna
Triyatna, mengaku sering ditegur dan dijatuhi sanksi lantaran
melaksanakan ibadah shalat Jumat. ''Supervisor memang memperbolehkan
saya shalat Jumat, tapi saya tidak diperbolehkan kembali bekerja ke
pabrik,'' papar Ahna. Menurut dia, PT MN sudah lama memberlakukan
pembatasan hak melaksanakan shalat Jumat bagi karyawan. Alasan
perusahaan, mesin pabrik beroperasi 24 jam.

Menanggapi keputusan PHK sepihak itu, Kepala Disnaker Dukcapi Cimahi,
Bambang Arie, menilai, manajemen PT MN telah melanggar aturan. ''Tapi,
untuk pastinya, saya akan tanyakan pada staf saya yang menangani,''
ujar Bambang menjelaskan. Menurut dia, melaksanakan shalat Jumat
merupakan hak sebagai karyawan dan kewajiban sebagai umat Islam yang
harus dilaksanakan.

Reaksi keras dilontarkan Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), KH
Athian Ali M Dai. Menurut dia, aturan perusahaan yang melarang
karyawannya untuk melaksanakan ibadah shalat, termasuk shalat Jumat,
merupakan sebuah bentuk kejahatan kemanusiaan. ''Perusahaan telah
menzalimi hak paling dasar seorang karyawan,'' tegas Athian.

Athian mengaku tidak habis pikir dengan sikap PT MN yang melarang
karyawannya melaksanakan ibadah shalat Jumat. Ini dasar alasannya apa?
Cetus Athian. Alasan PT MN dinilai dibuat-buat. Dia mengatakan,
seharusnya perusahaan menempatkan karyawan non-Islam untuk menjaga
mesin saat pegawai Muslim menjalankan shalat Jumat. ''Saya minta Pemkot
Cimahi bertindak tegas.''

Sebelumnya, Kabag Umum Personalia PT MN, Hendra Sutarli, membantah
perusahaan telah membuat larangan shalat Jumat. Menurut dia, di
perusahaannya terdapat mesin yang beroperasi 24 jam, sehingga tak bisa
semua pegawainya shalat Jumat. Hendra mengatakan, pegawainya yang
shalat Jumat kerap melebihi waktu yang ditetapkan perusahaan.

www.republika. co.id

Tak Perlu Tunggu Ide Cemerlang, ACTION-kan Ide Bisnis yang Ada Sekarang!


Coba anda tanyakan pada anak-anak anda yang tahun ini baru masuk Sekolah Dasar. Tanyakan, apa cita-citanya?Saya yakin jawaban yang keluar adalah dokter, pilot, menteri atau bahkan presiden. Mereka memang selalu mengidamkan hal-hal besar.

Tapi sekarang coba tanyakan pada diri anda apa rencana bisnis anda? Apakah sifat jawabannya sama dengan anak-anak anda?

Tentu saja tidak. Anak-anak menjawab sekenanya, sedang anda biasanya menjawab sesuai realitas.

Seorang pebisnis memang harus realistis. Banyak orang, saya harap anda bukan salah satunya, selalu mengidamkan ide-ide besar. Misalnya, dia ingin menaikkan penjualan 100 kali lipat dalam sehari.

Keinginan seperti itu kerap membuat anda terjebak pada sindrom ide besar tanpa ACTION. Anda mudah terbuai keinginan yang tinggi tanpa usaha mewujudkannya. Sindrom ini bahaya karena bisa membuat anda melamun, bahkan “terbang” melayang terlalu lama dan tak menjejakkan kaki di bumi. Dan itu bisa menjadi penyebab kegagalan bisnis internet anda.

Menaikkan penjualan, apalagi sampai 100 kali lipat memang keinginan semua pebisnis internet. Tapi jika anda menginginkannya dalam waktu sehari, itu namanya tak realistis. Jangankan menaikkan 100 kali lipat, dua kali lipat saja sudah cukup gemilang.

Bagaimana agar tidak terjebak pada ide-ide besar yang kosong seperti itu?

Sekarang, coba tulislah keinginan anda dalam seminggu mendatang. Dari daftar keinginan itu mungkin anda temukan beberapa keinginan yang tak realistis. Langsung coret saja! Sisakan hal yang menurut anda mungkin anda raih.

Selanjutnya, cermati keinginan yang tersisa. Mana yang bisa anda dapatkan dalam waktu paling dekat, hari ini atau besok. Prioritaskan kegiatan yang paling mungkin anda wujudkan. Rinci tujuan tersebut dengan rencana-rencana kecil. Misalnya, anda ingin memiliki blog sukses spektakuler, mulai saja dari membuat blog.

Nah, lakukan hal itu pada keinginan-keinginan anda yang lain. Buatlah rencana-rencana kecil yang detail untuk mendapatkannya.

Ide-ide sederhana yang anda temukan saat anda menyusun rencana sangat berharga. Jangan anggap remeh ide yang tiba-tiba melintas dalam benak anda. Jika ide itu cepat anda kerjakan, yakinlah suatu saat bisa berubah menjadi ide yang sangat besar untuk menghasilkan uang.

Ini contoh kecil yang sering dialami orang. Saat duduk di meja makan, atau sedang menikmati secangkir kopi, tiba-tiba muncul keinginan mengirim email penawaran pada seorang kenalan. Ketika ide itu melintas, banyak orang tak melanjutkannya dengan tindakan. “Itu kan bisa dilakukan nanti atau besok-besok saja,” mungkin begitu pikirnya.

Saat sebuah ide melintas, itu sebenarnya awal dari puluhan atau ratusan ide lain. Jika anda mengeksekusi ide pertama, ide-ide yang lain akan berdatangan. Meski awalnya anda hanya ingin mengirim email penawaran, banyak ide-ide besar di belakangnya.

Tapi karena ide yang datang pada anda tak segera dieksekusi, ide lainpun mati. Sangat sayang kan?
Baiklah, anda kemudian berjanji tak akan menyia-nyiakan ide. Tapi sebuah ide kadang datang saat anda sedang repot.

Jika itu yang anda alami, buatlah catatan- kecil. Catat apapun ide yang datang pada anda. Bisa di kertas, blocknote, atau handphone. Simpanlah catatan itu baik-baik seperti anda menyimpan uang. Karena ide sama berharganya dengan uang. Kemudian saat anda memiliki waktu luang, segera ACTION. Jadikan ide sederhana sebagai jalan mengubah nasib anda yang lebih baik selamanya.

Salam ACTION!

Perut dan dibawah Perut


Muhammad Arifin Ilham

Assalamu'alaikum Wr Wb

Bukankah makan minum dan hubungan seks suami isteri itu halal? lalu mengapa saat
berpuasa kita harus mengendalikannya. Secuil rahasia terbaca
diantaranya :

Pertama :
Halal saja orang mukmin itu mampu mengendalikannya apalagi
yang haram. Alangkah pakemnya rem iman orang mukmin itu dan ini modal
besar menghadapi kehidupan serba serbi maksiat, “ jangankan yang halal
yang harampun susah”.

Kedua :
Justru halal harus dikendalikan kalau tidak terkendali
maka mubazir – isroof, dan itu sifat-sikap Syaitan yang dibenci oleh
Allah.( 17 : 27) Ditengah masyarakat yang konsumtif, “ To have
more to use more”, Islam mengajarkan, “ What i need not i want”,
itulah kesederhanaan.

Ketiga:
Disinilah keagungan ajaran Allah, dengan menahan makan minum terasa
lezatnya makan minum, betapa banyak orang yang sakit tidak bisa makan
minum atau orang yang memang susah tidak bisa makan minum karena
miskin. Allah ingin mendidik kita menjadi hambaNya yang pandai
bersyukur, apalagi Allah mengajarkan pengendalian seks kecuali kepada
yang dihalalkan. Pemuda –pemudi yang mampu menahan syahwatnya dan
berhasil tidak menjamah yang bukan mahramnya bukan saja membuat
dahsyatnya dan sakralnya sebuah pernikahan tetapi bahkan meraih
kepuasan spiritual dan kelezatan biologis walaupun ini sangat langka.
Ternyata puasa itu sehat, halal itu nikmat, isteri kita itupun menjadi
bidadari, SubhanAllah.

Keempat:
Makan minum adalah perut dan seks adalah dibawah perut, yang sekarang
menjadi “ agama baru” yaitu materialisme dan hedonisme dan inilah yang
merusak tatanan desa dunia ini dan negeri inipun ambruk karena korupsi
dan seks, broken home, hatta juru dakwahpun tanpa malu menyebut tarif
ngamennya. Rasulpun ditanya tentang apa yang paling banyak menyebabkan
manusia masuk Syurga dan ke Neraka? Jawaban beliau ringkas :”mulut dan
kemaluan” -al fammu wal farju, siapa yang mampu menjaga mulut dan
kemaluannya Syurgalah baginya, kalau tidak Nerakalah untuknya.. Maaf,
jangan alergi bicara Syurga Neraka karena pada akhirnya satu diantara
dua itulah tempat kembali kita.

Kelima :
Allah tidak berhajat sedikitpun pada makhlukNya Almustagna
‘an ‘ibaadihi maka segala perintah dan larangan Allah untuk
kemaslahatan makhlukNya. Allah tidak makan tidak minum, malah Allah
memberi makan minum, ( 6 – 14 ) dan Allah tidak memiliki pasangan, ( 6
: 101 ) karena itulah Allah mengajarkan kita untuk berakhlak
sebagaimana akhlaknya Allah, Takhallaqu biakhlaaqilllah demikian pinta
Allah dalam hadits Qutsi. Cinta, kasih sayang, menolong, senang
memberi, berjuang bahkan berkorban dan ini pula sifat
Malaikat-malaikat Allah yang didesaign oleh Allah tanpa nafsu, tidak
heran makhluk yang mulia itu terkagum-kagum kepada orang mukmin yang
berpuasa,” punya nafsu kok bisa tahan”.

Keenam :
Terjadilah rivitalisasi rohani, pengimanan nafsu,
nafsu-jasmani yang liar ditundukkan oleh iman-rohani, lahirlah akhlak
yang mulia, ikhlas, sabar, syukur, rendah hati, jujur dan sebagainya.
Ketujuh : Kalau target hidup ini hanya makan-minum dan seks
itu adalah target hewan. “Dan Kami hendak memuliakan manusia pada
derajat yang mulia (dengan Alqur’an dan Sunnah) tetapi dia lebih
mencintai dunia dan memperturutkan hawa nafsunya maka perumpamaan
mereka bagaikan anjing… ( 7 : 176 ). Satelit intelijen Amerika belajar
kepada burung hud-hud Nabi Sulaiman, para hewan mengajarkan sains dan
tehnologi kepada manusia tetapi juga sifat-sifat hewan yang harus
menjadi pelajaran.

Kedelapan :
Karena itulah Allah melarang puasa wishol, puasa tanpa putus,
misalnya tanpa buka seminggu atau puasa setiap hari. Dari pengalaman
puasa selama Ramadhan sangat efektif mencetak pribadi yang terbiasa
taat. Toh juga tidak selamanya berpuasa, bukankah ada saatnya berbuka?,
bukankah ada saatnya Idul Fitri, bukankah ada saatnya kita menghadap
Allah, bukankah suasana itu sangat membahagiakan?. Kalau begitu, apa
susahnya taat dan sabar sebentar di dunia yang sebentar ini, jangan
karena enak sesaat kita menderita berkepanjangan, justru olahlah hidup
yang sesaat ini untuk berarti hidup panjang hari tanpa akhir,
SubhanAllah terima kasih ya Allah Kau ajarkan kami berpuasa agar kami
bahagia. Selamat menikmati puasa saudaraku.

Wassalamu'alaikum Wr Wb

Nasi Sisa Orang, Sarapan Pak Sukri

Nasi Sisa Orang, Sarapan Pak Sukri

Pak Sukri, 75 tahun, warga Kampung Cikabon RT. 02 RW. 04, Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, kerap terpaksa menyantap nasi sisa yang dikaisnya dari pasar dan warung makan. Ia mengumpulkan nasi sisa orang-orang yang tidak menghabiskan makanannya, dibawa ke rumah untuk dicuci dan dimasak kembali oleh Jubaedah, sang isteri.

Jubaedah, isteri tercintanya, juga sering ke pasar untuk mencari sesuir sayur-sayuran sisa yang sudah jatuh ke tanah atau sayuran afkir yang tak laku dijual. Ia menyusuri pasar sambil memunguti sayuran sisa untuk dibawa pulang dan dicuci bersih. Sayur racikan Jubaedah dari hasil pungutannya itu menjadi teman nasi sisa hasil pencarian Pak Sukri. Itulah yang menjadi sarapan mereka, juga untuk makan siang sampai malam.

Memang tidak setiap hari Pak Sukri dan Ibu Jubaedah melakukannya, terlebih setelah penyakit rematik yang diderita lelaki renta mantan pejuang kemerdekaan itu memaksanya sulit berjalan. Kadang Ibu Jubaedah berjalan sendirian ke pasar untuk mencari makanan, atau menunggu belas kasihan tetangganya.

Yang mengagumkan, di rumah yang hampir semuanya terbuat dari kayu dan bilik itu, Pak Sukri dan Ibu Jubaedah selalu terlihat ceria dan tegar. Menurut warga sekitar, keluarga ini dikenal sangat religius, rajin beribadah meski pun kemiskinan tak pernah jauh dari kehidupannya selama puluhan tahun. Semasa masih sehat, Pak Sukri aktif mengajar mengaji warga di sekitarnya. “Mintalah kepada Allah, maka Allah akan mengabulkan semua keinginan kita…” petuah yang sempat keluar dari mulut Pak Sukri ketika kami, Relawan Pelangi (RP), singgah di rumahnya.

Sebenarnya, pasangan lanjut usia ini tinggal bersama anak-anaknya. Empat anak yang tersisa dari delapan yang pernah dimiliki hasil pernikahan mereka itu hidup dalam keadaan yang sangat miskin sehingga tidak bisa membantu banyak kehidupan orang tuanya. Bahkan dua dari empat anaknya kini menjadi beban Pak Sukri. Seorang anak perempuannya yang tinggal bersebelahan, suaminya berurusan dengan polisi setelah ditipu seseorang yang menitipkan barang. Ternyata barang tersebut berupa narkoba dan sang suami pun diciduk petugas. Seorang anak lainnya, menderita stress akut tak lama setelah pernikahannya berantakan.

Jadilah, pasangan renta ini menanggung hidup dua anak beserta beberapa cucunya. Padahal untuk hidupnya sendiri pun ia sudah kesulitan dan sering terpaksa memunguti nasi sisa di pasar. Terus menerus berharap pengasihan tetangga pun tidak mungkin, karena kehidupan para tetangga di sekitar rumahnya pun tak jauh berbeda dengan keluarga itu.

Pak Sukri semasa sehat pernah bekerja sebagai petugas kebersihan honorer di Pemda DKI Jakarta. Namun seiring usianya yang merambat senja, dan penyakit rematik yang dideritanya membuatnya tak mampu lagi berbuat banyak. Beruntung, Ibu Jubaedah masih terlihat sehat dan fit sehingga masih ada yang menuntun dan membopong sang suami berjalan, termasuk melayani anak lelakinya yang stress. Berapa lama perempuan tua bertubuh kecil itu mampu bertahan?

“Semoga Allah masih memberikan saya umur, kalau tidak ada saya, siapa yang mengurusi Abah,” ujar Ibu Jubaedah sambil tersenyum. Saat itu, ia sedang memasak nasi di dapurnya yang sangat sederhana. Sebuah tungku api menjadi andalannya untuk memasak, itu pun lebih sering tak menyala.

Sebelum kami pulang, anak perempuannya yang suaminya masih di penjara berujar, “Andai kami diberikan modal, saya siap dagang apa saja…” sebuah ungkapan yang lebih senang kami dengar ketimbang ia terus meminta-minta atau berharap belas kasihan orang lain. Senyumnya penuh harap, seolah menangkap secercah cahaya yang menerangi jalannya. Insya Allah kami akan kembali.(gaw)

http://warnaislam. com

Air Mata Membasahi Pipi

Air Mata Membasahi Pipi

By: agussyafii

Air matanya membasahi pipi. Mamah Delfa bertutur, "dulu ayahnya mengasuh 3 anak yatim, eh..sekarang anaknya yang menjadi anak yatim."

Ayahnya delfa meninggal beberapa bulan yang lalu, seorang aktifis dilingkungan masjid. Kesolehannya banyak dikenal masyarakat. Ketika beliau meninggal bukan hanya tetangga dan juga teman sekantornya namun juga orang yang dekat dengannya juga hadir.

Air mata itu membasahi pipi. Air mata kebanggaan seorang istri karena suami yang sholeh dan peduli terhadap lingkungan. Ucapan mamahnya Delfa ternyata menggetarkan hati istri saya. entah apa yang dibenaknya terdengar ucapan, "Jaga kesehatan ya mas.."

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berhijrah serta berjuang pada jalan Alloh, mereka itulah orang-orang yang mengharapkan rahmat Alloh dan (ingatlah), Alloh Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. (QS 2:218)

Jabatan

Jabatan

By: Prof. Dr. Achmad Mubarok MA

Sejarah juga menunjukkan tidak banyak pemimpin yang berhasil
melaksanakan ajaran Rasulullah Saw. Dalam hal keikhlasan dan proses
menjadi pemimpin saja, sesungguhnya telah banyak pemimpin-pemimpin
yang gagal di tengah jalan. Betapa banyak tokoh kita yang secara
ambisius dan terang-terangan meminta jabatan, bahkan jika perlu
merebutnya dengan segala cara. Padahal Rasulullah Saw. tidak menyukai
hal tersebut.

Pernah, sahabat Abu Dzar Ra, berkata, "Wahai Rasulullah, mengapa
paduka tidak mengangkatku sebagai pejabat?" Mendengar itu Rasulullah
menepuk punggungnya seraya bersabda, "Wahai Abu Dzar, sesungguhnya
engkau orang yang lemah, padahal sesungguhnya jabatan itu adalah
amanah, yang pada hari kiamat nanti akan memunculkan cela dan
penyesalan, kecuali bagi orang yang dapat melak¬sanakan hak amanat itu
dan kewajibannya sebagai pejabat, sebagaimana seharusnya." (HR. Muslim
dan Abu Daud).

Petunjuk Rasulullah tadi bukan hanya dikemukakan kepada Abu Dzar saja,
tetapi juga kepada Abdurrahman bin Samurah, "Wahai Abdurrahman!
Janganlah kamu meminta pangkat kepemimpinan. Apabila kamu sampai
diberi, maka hal itu akan menjadi suatu beban yang berat bagi dirimu.
Lain halnya kalau kamu diberi tanpa meminta, maka hal itu tidak
menjadi masalah bagimu". Bahkan kepada Abu Musa dan dua orang
keponakannya, Rasulullah kembali menegaskan, "Demi Allah, aku tidak
akan memberikan pekerjaan tersebut kepada seorang yang memintanya,
apalagi kepada seseorang yang amat loba kepadanya." (HR. Muslim).

sumber, http://mubarok- institute. blogspot. com