Review Buku "Indonesia Kecil diNegeri Serambi Mekah" dan "Mendidik Anak Di Era Digital"

Sumber :
http://rumahbelajar.id
http://bit.ly/Serambi_mekah

1. Review Materi Speecs To Text, Menggunakan Google Form dan Google Translate.

Judul Buku : "Indonesia Kecil di Negeri Serambi Mekah "
Range Text : "Salam Ukhuwah untuk Aceh dari Bumi Raflesia"


Conver Speecs To Text
Abdulrahman Ali
SMA IT Iqro Kota Bengkulu

“Dulu saat masih kecil ayah saya pernah membacakan buku sejarah kepahlawanan rakyat Aceh, cerita itu memberikan kesan mendalam bagi saya. alam Aceh yang indah dan kecintaan rakyat Aceh kepada negara Indonesia Menimbulkan keinginan untuk datang suatu saat nanti mengunjungi Nanggroe Aceh Darussalam”




Link Video Tutorial Tugas VCT92 RIAU Batch 5

http://bit.ly/Video1_Review_STT





Puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menjadi salah satu peserta lawatan sejarah nasional 2018 di Provinsi Aceh. tanah sejuta perjuangan, dan Untuk tanah Indonesia.

Hari pertama kegiatan LASENAS kami diajak melihat makam pahlawan nasional Aceh, Tengku Chik Ditiro. tak terasa suasana di dalamnya jauh dari kata menyeramkan di sana, rasa Haru dan semangat juang lah yang muncul ketika mengingat betapa gigihnya perlawanan Tengku Cik Ditiro terhadap imperialisme dan kolonialisme Belanda yang menyengsarakan warga. Selain itu, kan in indraputri in yang bersejarah, Masjid Baiturrahman yang kokoh, museum Aceh yang lengkap Km 0 (Nol) yang menjadi titik acuan serta tempat bersejarah mengagumkan lainnya.

jasa baru penting menjadi saksi partai pejuang tanpa demi Indonesia yang Hakiki. secara sejarah merupakan dan penting bagi setiap warga Indonesia. tinggal cara cara agar sejarah dapat menjadi daya tarik untuk dikaji lebih dalam. lagi merupa mental aktivitas menarik dalam mempelajari sejarah dengan langsung turun ke lapangan, saling sapa dengan masyarakat dan bertanya langsung dengan ahli sejarah merupakan metode tepat dalam proses pembelajaran sejarah

dan Bengkulu untuk Aceh “Camkohaa”.

Hasil Terjemahan Speecs to Text

Translate Bahasa Indonesia Ke Inggris
Abdulrahman Ali
Bengkulu City Iqro High School

"When I was a child, my father read a book on the history of the heroism of the people of Aceh, the story made a deep impression on me. the beautiful nature of Aceh and the love of the people of Aceh to the country of Indonesia. Cause the desire to come someday to visit Nanggroe Aceh Darussalam

Praise and gratitude to the presence of Allah Subhanahu Wa Ta'ala for giving me the opportunity to be one of the participants in the 2018 national history tour in Aceh Province. land of a million struggles, and for the land of Indonesia.

The first day of the LASENAS activity we were invited to see the tomb of Aceh's national hero, Tengku Chik Ditiro. the atmosphere inside was not far from the scary word there, it was the feeling of Haru and the fighting spirit that arose when remembering how persistent Tengku Cik Ditiro's resistance to Dutch imperialism and colonialism was that afflicted citizens. Apart from that, it is in the historical industry, the sturdy Baiturrahman Mosque, the complete Aceh museum Km 0 (Zero) which is a reference point and other amazing historical places.

important new services bear witness to the party of fighters without for the sake of a true Indonesia. has historically been and is important for every Indonesian. just a way so that history can be an attraction to be studied more deeply. again mentally interesting activities in studying history by going directly to the field, exchanging greetings with the community and asking questions directly with historians is the right method in the history learning process

and Bengkulu for Aceh "Camkohaa".



2. Review Buku " Mendidik Anak di Era Digital "Menggunakan Google Translate".


Mendidik Anak Diera Digital : Cover Digital by : www.rumahbelajar.id

Era digital adalah masa ketika informasi 
mudah dan cepat diperoleh serta disebarluaskan menggunakan teknologi digital.

Penggunaan teknologi digital secara tepat akan sangat bermanfaat bagi penggunanya, tetapi jika digunakan secara berlebihan akan mempunyai resiko negatif.

Manfaat Era Digital :

1. Setiap informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat dari berbagai sumber.
2. Komunikasi dapat dilakukan lebih luas tanpa terhalang tempat dan waktu.
3. Kreativitas anak tumbuh lebih cepat dengan stimulasi informasi yang diterima melalui media digital.
4. Anak dapat belajar secara mandiri untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilannya.




Resiko Teknologi Digital
1. Memicu penglihatan yang buruk, karena ketajaman cahaya dan jarak yang terlalu dekat.
2. Jam dan lama waktu tidurnya menjadi tidak teratur.
3. Memengaruhi kemampuan anak berkonsentrasi saat belajar sehingga dapat menurunkan prestasi belajar.
4. Menyebabkan anak kurang menggerakkan seluruh anggota tubuh.
5.  Anak sering menahan lapar, haus, dan keinginan buang air sehingga mengganggu sistem pencernaan.
6. Menunda Perkembangan Bicara dan Bahasa Anak Penggunaan media digital bisa menunda perkembangan bahasa anak, terutama untuk anak-anak usia 2 tahun dan di bawahnya.
7. Membatasi Pergaulan Sosial Anak lebih suka bermain sendiri sehingga pergaulannya terbatas dan sulit berinteraksi dengan komunitas yang berbeda.
8. Mengurangi Waktu Berkualitas Bersama Keluarga Penggunaan media digital yang tidak dibatasi akan memengaruhi hubungan antar anggota keluarga.


Perkembangan Era Digital Sumber : rumahbelajar.id


Peran Orang Tua Di Era Digital :
1.  Menambah Pengetahuan.
2. Mengarahkan Penggunaan Perangkat dan Media Digital dengan Tepat.
3. Mengimbangi Waktu Penggunaan Media Digital dengan Interaksi di Dunia Nyata.
4. Meminjamkan Anak Perangkat Digital Sesuai Keperluan.
5. Memilihkan Program/ Aplikasi Positif.
6. Mendampingi dan Meningkatkan Interaksi.
7. Gunakan Perangkat Digital Secara Bijaksana.
8. Menelusuri Kegiatan Anak di Dunia Maya.

Hasil Translate :


Terjemahan dari Bahasa Indonesia ke Inggris
Educating Children Diera Digital.

The digital age is a time of information easily and quickly obtained as well disseminated use digital technology.

The proper use of digital technology will be very useful for its users, but if used excessively will have a negative risk.

Benefits of the Digital Era:
1. Any information needed can be obtained with quickly from various sources.
2. Communication can be done wider without being hindered place and time.
3. Children's creativity grows more quickly with information stimulation received through the media digital.
4. Children can learn independently for improve the ability of and his skills.

Digital Technology Risks
1. Triggering bad eyesight, because of the sharpness of the light and the distance is too close.
2. Hours and duration of sleep become irregular.
3. Influences the ability of children concentrate while studying so can reduce learning achievement.
4. Causes less children move all parts of the body.
5. Children often hold hunger, thirst, and the desire to defecate so disturbing digestive system.
6. Postpone Children's Speech and Language Development The use of digital media can delay children's language development, especially for children aged 2 years and under.
7. Limiting Social Relations Children prefer to play alone so promiscuity is limited and difficult to interact with a different community.
8. Reducing Quality Time with Family Unlimited use of digital media will affect relations between family members.

The Role of Parents in the Digital Age:
1. Add Knowledge.
2. Directing Device Usage and Digital Media Exactly.
3. Balance the Time of Use of Digital Media with Real-World Interaction.
4. Lending Children's Digital Devices As needed.
5. Choosing a Program / Positive Application.
6. Accompanying and Increasing Interaction.
7. Use Digital Devices Wisely.

8. Tracing Children's Activities in the Virtual World.

Belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja di Rumah Belajar Kemdikbud




RUMAH BELAJAR merupakan hasil pengembangan portal sebelumnya yang diluncurkan ada 15 Juli 2011, berisi konten bahan belajar yang dapat dimanfaatkan oleh pendidik dan peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sebagai sumber media pembelajaran. Dengan jargon: Belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja, Rumah Belajar sangat mudah diakses. Begitu di-klik, langsung muncul halaman pertama dengan berbagai menu pilihan kelompok materi belajar. Pada menu Fitur Utama terdapat delapan kelompok konten, yaitu Sumber Belajar, Buku Sekolah Elektronik, Bank Soal, Laboratorium Maya, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, dan Kelas Maya. Sedangkan pada menu Fitur Pendukung terdapat tiga kelompok konten, yaitu Karya Guru, Karya Komunitas, serta Karya Bahasa dan Sastra. Ada pula materi pembelajaran yang terhimpun dalam Fitur Pendukung.


Selain itu, Rumah Belajar juga memberikan layanan ketersediaan sumber media pembelajaran dalam bentuk bahan belajar interaktif yang dilengkapi dengan media pendukung gambar, animasi, video dan simulasi, serta dalam bentuk buku digital. Konten-konten yang ada pada Rumah Belajar tersebut disediakan untuk berbagai tujuan, agar pendidik dan peserta didik dapat melaksanakan pembelajaran secara komprehensif. Misalnya fitur Peta Budaya, disiapkan untuk menyediakan berbagai macam materi pembelajaran budaya di Indonesia sehingga peserta didik dapat lebih mengetahui dan menghargai keragaman adat istiadat/budaya. Sedangkan Wahana Jelajah Angkasa dikembangkan agar peserta didik lebih mudah mengenal benda-benda angkasa. Selanjutnya, Bank Soal, berisi kumpulan soal-soal latihan/tes. Juga Karya Guru dan Karya Komunitas, memberi kesempatan pendidik mengunggah karya terbaiknya. Di sini pendidik bisa berbagi informasi/ ilmu dengan yang lain. Fitur yang lain, yakni Kelas Maya, memberi layanan pendidik dan peserta didik menyelenggarakan kegiatan e-learning atau pembelajaran secara daring (online) kapan saja dan di mana saja. Fitur itu memfasilitasi pembelajaran daring antara pendidik dan peserta didik kapan saja dan di mana saja. Baik pada saat jam sekolah maupun di luar jam sekolah (sesuai kesepakatan pendidik dan peserta didik), asalkan guru dan siswa memiliki koneksi internet dan perangkat gawai seperti komputer/laptop/ notebook. Adapun Laboratorium Maya dapat digunakan peserta didik dan pendidik melakukan percobaan di laboratorium secara virtual (maya). Semua percobaan atau simulasi yang tersedia di Laboratorium Maya dapat diunduh oleh pengguna dengan melakukan login terlebih dahulu. Di fitur ini terdapat konten untuk mata pelajaran IPA dan matematika dengan kategori SMP dan SMA.

Sejauh ini, Rumah Belajar telah banyak dimanfaatkan oleh pendidik sebagai sumber media pembelajaran. Pendidik di Bengkulu Tengah, NTB, dan Maluku Utara, misalnya, merasakan portal tersebut sangat membantunya dalam mencari materi pembelajaran. Peserta didik pun tambah bersemangat dengan media pembelajaran berbasis internet tersebut. Meskipun demikian, tanpa sambungan internet di kelas pun, pembelajaran dengan konten dari Rumah Belajar tetap dapat dilaksanakan. Caranya, pendidik mengunduh materi terlebih dulu melalui gawai yang berkoneksi internet. Lalu, hasil undungan itu disimpan dalam alat penyimpan data, seperti flashdisk/USB, atau compact disc (CD). Dalam kelas, materi tersebut ditayangkan dengan proyektor LCD secara luring (offline). Dengan cara demikian itu, kelas yang tidak terakses internet pun dapat memanfaatkan konten Rumah Belajar. Bertujuan mendorong peserta didik pro-aktif dalam proses pembelajaran, bisa saja seorang atau beberapa orang peserta didik diminta mengunduh materi terlebih dulu. Kemudian materi itu ditayangkan secara luring di kelas untuk dibahas bersama. Dalam hal ini pendidik bertindak sebagai fasilitator. Bagi pendidik di daerah 3 T (terdepan, terluar, tertinggal), ketiadaan sambungan internet bukan menjadi kendala dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan materi yang diambil dari Rumah Belajar. Asal ada kemauan, pembelajaran berbasis internet tersebut dapat dilaksanakan dengan baik di mana saja dan kapan saja.


Dalam memanfaatkan Rumah Belajar pengguna akan di dampingi oleh Duta Rumah Belajar yang telah dipilih dari 34 Provinsi. Mereka merupakan perpanjangan tangan dari Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom) Kemendikbud, dalam melakukan Sosialisasi pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), khususnya pemanfaatan Rumah Belajar di masing-masing provinsinya.

Karnaval Kemerdekaan HUT-RI Ke-74 Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2019

Selatpanjang, 24 Agustus 2019

Oleh : Khoirudin Sulam, S.Kom

Dengan semangat mengisi Kemerdekaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang Ke-74 Tahun 2019, Korwil Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Tebing Tinggi yang di pimpin langsung oleh ketua Korwil Tebing Tinggi, Bapak Syafrizal, S.Pd Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti dan Instansi terkait serta Masyarakat dan Tokoh Pendidikan dan dunia Pendidikan di Kec. Tebing Tinggi,



Acara  ini berlangsung sangat Sederhana dan Meriah, Menurut Ketua Pelaksana kegiatan (red: Bapak Ismail, S.Pd) "Peserta sangat antusias dan melebihi dari target yang diperkirakan, harapan kami yang hadir tidak sampai setengah dari ini, ternyata 3x lebih dari yang diperkirakan, sehingga terjadi Antrian yang sangat panjang, ini merupakan tantangan tersendiri untuk dapat mengurai sehingga kegiatan ini berjalan tertib, kurang lebih durasi 45 Menit untuk mengurai start dari rombongan peserta paling depan sampai dengan rombongan paling belakang"

Acara ini mengambil Start dari Kantor Koodinasi Wilayah (Korwil) Pendidikan dan Kebudayaan Kec. Tebing Tinggi, di buka langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili oleh Asisten II, Bapak H. Rosdaner, S.Pd dan didampingi Oleh Ketua Korwil Tebing Tinggi bapak Syafrizal, S.Pd dan Tokoh Pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti...

Aneka Kostum Profesi Formal, Nonformal maupun Informal, Polisi dan TNI, tentu ini mewakili dari unsur Kehidupan sosial dari Masyarakat Kepulauan Meranti yang terdiri dari berbagai macam Profesi dari ASN, Guru, Jaksa, Dokter, Perawat, TNI-AL, TNI-AU, TNI-AD, Polisi, Tokoh Agama, Petani, Nelayan, Artis, Honor, Tukang sagu dll... kemudian kegiatan ini juga menampilkan antraksi Drumband dari sekolah SD, SMP di Kecamatan Tebing Tinggi.

Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 74 Tahun...
Merdeka... Merdeka... Merdeka

Salam Tim Pelengkap :

#Megad #CopiMix #selpaperintis #Murod #Basuki #m45key ID
#Selatpanjang #TebingTinggi #KepulauanMeranti #HUTRI #Karnaval

Pengantar Animasi


Oleh : Deddy Syamsuddin (Profesional CG Artis)

Tonton Langsung Media Presentasi Pengantar Animasi


Apa itu Animasi...?


Jenis Animasi
Dari masa kemasa Animasi berkembang sesuai dengan kemajuan Teknologi, mulai dari Animasi Western Golden Age Era, Japanese Golder Era, 3D Golden Era, Realism Style, Cartoon Style, Abstarct Style, Graphic Style, Mix Style, Zootrope

Ragam Teknis Dalam Animasi
Teknik Transasional, 2D Digital, Stop Motion, 3D Computer Graphic

Apa itu SKKNI Animasi dan KKNI Animasi
SKKNI (Standart Kompetensi Keahlian Nasional Indonesia)
Update terbaru tertang SKKNI Animasi di SKKNI No107 tahun 2018 di https://bnsp.go.id/skk?namaskk=Musik

KKNI (Kerangka Kerja Nasional Animasi)

Pre-Production > Production > Post Production

Lingkup Pekerjaan Animasi
Motion > Animator
Visual > Modeller
Strory > Animic Story Board
Technical > Rigger

Contoh Narasi Menjadi Host Virtual Coordinator Training (VCT) 92 RIAU Batch 5 dengan Aplikasi Webex


Tugas Host VCT :
  1. Mengatur dan Mengendalikan Room Webex Selama acara Berlangsung 
  2. Membuka dan Menutup Vicon. 
  3. Memastikan Narasumber, Moderator sudah bersedia dan masuk ke Room. 
  4. Menyiapkan Petugas Presensi dan Record Kegiatan 
Gambar Room Webex


PEMBUKAAN

Assalamu’alaikum wrwb.

Selamat malam Bpk/Ibu Hebat Se-indonesia khususnya Wilayar Provinsi Riau … 
Senang berjumpa kembali dgn Bpk/Ibu dalam seminar online Virtual Coordinator Training Batch 5, Sesi 7 hari selasa tanggal 20 Agustus 2019
Syukur Alhamdulillah kita masih dalam keadaan sehat wal afiat.... 
Bersholawat dan salam kepada nabi besar Muhammad Shollallahi alaihiwassallam.....

Baiklah Bapak ibu guru hebat se-Indonesia, pada sesi 7 ini, bertindak sebagai presenter adalah Guru Hebat dari Kepulauan Meranti yaitu Bapak Basuki Rahmad, S.Pd beliau merupakan Guru SDN2 Selatpanjang. Kemudian sbg moderator pd sesi ke-7 ini adalah ibu siti nuriah bertugas di SMK N 1 Merbau, saya sendiri sbg host adalah Khoirudin Merupakan Staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Kepulauan Meranti

Baiklah Bapak/Ibu, sebelum kita mulai sesi ini, terbelih dulu saya ingin menyampaikan beberapa peraturan peserta ViCon pada sesi ini :
  1. Peserta Vicon dilarang mengaktifkan Microphone selama presenter menyampaikan materi. Jadi, dimohon kepada peserta yg mic nya masih "unmute", untuk segera di "mute" sekarang. Terima kasih. 
  2. Peserta dilarang share screen selama materi sedang dipaparkan. 
  3. Setelah Presentasi peserta akan diberi waktu untuk tanya jawab, dengan di kolom "chat", atau klik gambar tangan, utk berbicara kepada pemateri, setelah moderator mempersilakan bertanya. 
  4. Peserta dilarang membuat kegaduhan selama materi sedang dipaparkan. 
  5. Hal terakhir yang juga penting adalah peserta, moderator, pemateri, dan mengisi daftar hadir. Nanti link daftar hadir akan dishare di kolom "chat". 
  6. Waktu Vicon akan berjalan selama 60 Menit Dimulai pukul 21.00 akan berakhir pukul 22:00 
Oke, kepada moderator ibu Siti Nuriah , saya persilakan. Terima kasih.


PENUTUP

Oke Bapak/Ibu guru hebat sekalian, demikianlah sesi 7 kita pada hari ini, bersama Bapak Basuki Rahmad, S.Pd. sebagai presenter, ibu siti nuriah sebagai Moderator, dan saya sendiri Khoirudin sebagai Host undur diri, apabila ada kesalahan dan kekeliruan, mohon dimaafkan.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.